Bank sampah di Kelurahan Benda Baru

Tangsel, berharap Adipura 2018 dari bank sampah yang tinggal 50 persen

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Sampai saat ini sampah masih menjadi masalah di kota –kota besar, tak terkecuali di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), setiap harinya tidak kurang 480 meter kubik sampah diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Cipeucang.

Ada 60 truk sampah dengan daya muat 8 meter kubik, setiap harinya bolak balik mengangkut sampah yang sebagian besarnya adalah sampa rumah tangga di Tangsel.

“Jika dikalikan dari jumlah truk yang masuk setiap harinya di TPA Cipeucang, maka itu berarti produksi sampah masyarakat Tangsel per-harinya rata-rata 480 meter kubik, “ kata salah seorang pegawai Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman kota Tangsel yang tak mau disebutkan namanya, beberapa waktu lalu.

Sementara dari lokasi TPA sampah Cipeucang terlihat tumpukan sampah, kian hari mulai menggunung, karenanya diperlukan solusi jitu untuk menyelesaikan masalah berlarut ini.

Selain TPA sampah Cipeucang yang tak layak lagi dijadikan sebagai tempat pembuangan akhir, tidak kalah pentingnya adalah melibatkan masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah di kota ini.

Salah satu peran masyarakat yang bisa diharapkan dalam mengatasi permasalah sampah di Tangsel adalah, bank sampah.

Agustus 2017 lalu, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menaruh harapan besar peran bank sampah dalam mengatasi sampah di kota dengan julukan Cimore ini, dan berharap Tangsel bisa raih Adipura 2018 dari peran bank sampah yang berjumlah ratusan lebih di seluruh wilayah Tangsel.

Menurut data  DLHKota Tangsel sejak tahun 2013, ada 200 bank sampah yang telah terbentuk di seluruh kecamatan di Tangsel. Namun, dari 200 bank sampah itu, yang akitf hanya 50 persen saja.

Lalu, apakah dengan bank sampah yang tingal 50 persen dari jumlahnya itu Tangsel bisa meraih Adipura 2018?

Untuk mencapainya, Airin meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel untuk mengoptimalkan bank sampah di seluruh wilayah, di Tangsel.

Menurut Airin, kegagalan Kota Tangsel dalam meraih Adipura pada tahun lalu, menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintahannya dalam mengelola permasalah sampah di kota hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang delapan tahun silam ini.

“Tahun ini kita belum berhasil meraih Adipura, piagam pun kita belum dapat. Karena itu, saya ingin bank sampah bisa membantu pemkot meraih Adipura tahun 2018,” kata Airin di hadapan sekitar 150 pengurus bank sampah, Minggu, 20 Agustus 2017. (1st )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tuntut keadilan vaksinasi, Aktivis LH di Kota Tangerang mengadu ke Ombudsman RI

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Aktivis Lingkungan Hidup (LH) sekaligu relawan pencegahan Covid-19 Kota Tangerang, ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com