Press Release Babinkam

Anggota Babinkamtibmas Polres Tangsel gagalkan perampokan supir taksi dengan tangan kosong

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Anggota Babinkamtibmas Polsek Pondok Aren, Polres Tangsel Bripka Muhammad Yamin berhasil menggagalkan perampokan terhadap sopir taksi pada Jum’at (12/1) sekitar pukul 02.30 Wib di pinggir Jalan Graha Raya, Pondok Aren.

Yamin mengatakan, seperti biasa setiap malam setiap harinya monitoring kewilayahan. Saat sedang melintasi Jalan Graha Raya melihat taksi sedang berhenti dan sopirnya sedang dipukuli.

“Saya berhentikan motor, lalu menghampiri korban. Tiba-tiba pelaku lari di depan saya, namun saya kejar, akhirnya berhadapan dan saya ringkus dengan tangan kosong walaupun saat itu membawa senjata api, ” kata Yamin di Mapolres Tangsel, Sabtu (13/1)

Pada saat itu pelaku melawan, namun kata Yamin, lebih dahulu saya tendang bagian pipi sehingga terjatuh kemudian bergulat dan jatuh ke got. “Pelaku sudah kepepet langsung saya ringkus bawa keatas tapi masih melawan dengan kesigapan bajunya saya buka lalu saya sobek untuk mengikat dari belakang tanpa menggunakan borgol, ” terangnya.

Sedangkan, supir taksi Muhammad Syaiful mengatakan, seperti biasa saya tugas malam, rencananya mau tidur di Halim ketika di Pondok Kopi diberhentikan penumpang yang ingin ke Tangerang. Mereka mau membayar borongan Rp 200 ribu karena penglaris saya bawa.

Penumpang yang menjadi tersangka berjumlah lima orang, tiga orang laki-laki dan dua orang perempuan yaitu SA alias A (laki-laki, 17 tahun), IA (laki-laki, 14 tahun), Nurdiansyah alias ambon (laki-laki, 21 tahun), RL (perempuan, 12 tahun), LA (perempuan, 18 tahun).

“Dua orang perempuan berhenti di Stasiun Jombang sedangkan ketiga laki-laki masih melanjutkan dengan berkata ingin menambahkan biaya ongkosnya,” kata Syaiful.

Saat sampai di Graha Bintaro, kata Syaiful, mereka menyuruh belok lalu disuruh stop langsung saya digebuk dari belakang berkali-kali pakai batu.

“Saya digencet pakai safetybelt, mencoba untuk berontak dengan menggunakan kunci roda yang selalu disimpan untuk jaga-jaga. Saya balikin yang satu lepas leher saya namun yang dua menyerang sehingga mengenai wajah,” jelasnya.

Supir taksi punya kesempatan membuka pintu untuk menjatuhkan badan keluar dan bangun. Namun satu orang pindah ke depan dan dua orang turun dari belakang mau menyerang kembali dari belakang. “Alhamdulillah ada buser lewat, kalau gak ada dia (Bripka Yamin) mungkin saya sudah meninggal karena kepala saya sudah ga kuat,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, tersangka ini modusnya seolah-olah mereka menyewa taksi dari Jakarta dan berhenti di Graha Raya, Pondok Aren. Pelaku menganiaya korban dengan batu yang sudah disiapkan.

“Tujuan pelaku mengambil uang korban untuk biaya menikah. Alhamdulillah Bripka Yamin sedang melintas dan melihat korban sedang dianiaya dengan sigap membantu sehingga menggagalkan tindak pidana perampokan yang belum sempat mengambil uang atau barang milik korban,” kata Fadli.

Pada saat kejadian dua tersangka melarikan diri, tim vipers gabungan Polres Tangsel dan Polsek Pondok Aren melakukan pengejaran termasuk dua orang perempuan yang turun terlebih dahulu. “Pelaku dapat ditangkap, lengkap semua berjumlah lima orang. Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara,” tandasnya.

Barang bukti yang ada yaitu Visum Et Repertum, 1 buah batu, 1 unit mobil taxi toyota vios limo warna putih, baju korban dan baju tersangka. (YCR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pelaku bom bunuh diri di Makassar pasangan suami istri baru menikah 6 bulan

Jakarta, SUARA TANGERANG – Teka teki pelaku bom bunuh diri yang tewas di depan halaman ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com