Aliansi Kotak Kosong ke KPUD

Ketua Aliansi Kotak Kosong datangi KPUD Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang, SUARA TANGERANG – Pasca deklarasi Aliansi Kotak Kosong pada Minggu pagi (14/1), Hari ini, Selasa (16/1) Ketua aliansi Moh Jembar bersama beberapa orang rekannya datang ke Kantor KPUD Kabupaten Tangerang, di Jalan KH Syekh Nawawi No.99, Mata Gara, Tigaraksa, Tangerang.

Kedatangan Moh Jembar dan kawan-kawannya ini diterima Ketua KPUD, Jamaludin Ali Ramlan.

Menurut Moh Jembar, mereka datang ke KPU untuk menanyakan apakah ada UU atau aturan yang mengatur hak masyarakat dalam berdemokrasi, khususnya untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan pilih ‘kotak kosong’ pada Pilkada 2018 di Kabupaten Tangerang.

Alhamdulillah kami diterima dengan baik oleh Ketua KPUD Kabupaten Tangerang, kami hadir untuk memertanyakan apakah ada regulasi yang mengatur hak masyarakat dalam berdemokrasi, khususnya  untuk mensosialisasikan atau berkampanye memilih ‘kotak kosong’ pada Pilkada 2018 nanti, sehingga tidak berbenturan atau melanggar aturan hukum  yang berlaku,” kata Moh Jembar, Selasa siang (16/1).

Dia menambahkan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya tidak mendapatkan penjelasan yang dapat dijadikan pijakan untuk mensosialisasikan atau mengkampanyekan pilihan ‘kotak kosong’ pada Pilkada Juni mendatang. “Karena tidak ada aturan atau regulasi yang mengatur hal tersebut. Dia nyerah dan kebingungan,” ungkap Jembar.

Lanjutnya, padahal kami berharap dengan  pertemuan itu, kami bisa memeroleh kejelasan tentang boleh tidaknya sosialisasi dan kampanye pilih ‘kotak kosong’ itu dilakukan di Pilkada Kabupaten Tangerang tahun ini.

“Meski tidak ada aturan atau regulasi  yang mengatur hal tersebut, kami berharap tidak akan ada ancaman atau tekanan yang  dilakukan untuk mengekspresikan pilihan politik kami yaitu memilih ‘kotak kosong,” ujar  Jembar.

“Intinya, pertemuan dengan KPUD ini adalah biar tidak ada salah faham terhadap kami dalam menentukan hak konstitusi kami yang dilingdungi Undang-Undang,” pungkas Moh Jembar.

Untuk diketahui, sejaka dilegalkan UU No.10 Tahun 2016 tentang Pilkada, calon tunggal pada Pilkada 2018 mengalami peningkatan yang signifikan, Pilkada serentak 2017 ada 9 calon tunggal,  tahun 2018 ada 13 calon tunggal, dan 3 diantaranya ada di Pilkada serentak 2018 di Banten. (1st)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Input data delay, Tangsel masuk dalam zona merah Covid-19

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Kepala Dinas Kesehatan, ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com