BREAKING NEWS
OPD BappedaTangsel

Pertajam rencana program dan kegiatan tahun 2019, Bappeda Tangsel gelar Forum OPD

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Untuk mempertajam perencanaan program dan kegiatan tahun 2019 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Forum OPD dengan tema “Tangsel Sebagai kota Layak Huni Yang Berwawasan Lingkungan, Berbasis Inovasi dan Teknologi Serta Berdaya Saing” dilaksanakan di Aula Blandongan Lantai IV, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Kota Tangsel,Senin (12/3).

Kepala Bappeda Kota Tangsel Mochammad Taher Rochmadi, mengungkapkan, Forum OPD sebagai wadah bersama antar pelaku pembangunan untuk membahas prioritas kegiatan pembangunan hasil Musrenbang Kecamatan dengan Perangkat daerah (OPD) atau gabungan OPD sebagai upaya mengisi Renja-Perangkat darah.

Forum OPD merupakan langkah awal dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2019. Forum tersebut dipergunakan untuk merumuskan kebijakan, program dan kegiatan yang efektif, efisien, berdaya guna dalam menggunakan sumber pendanaan.

“Selama ini permasalahan yang kita hadapi dalam pembangunan selalu masalah keterbatasan anggaran, melalui forum OPD ini di harapkan dalam perencanaan pendanaan dapat lebih efektif dan efisien,” katanya.

Untuk 2019 pagu indikatif Bappeda sebesar Rp 19.153.700.000 untuk 9 program dan 22 kegiatan kerja, diantaranya urusan pekerjaan umum dan penataan ruang dengan tersedianya informasi mengenai rencana tata ruang (RTR) wilayah.Pengembangan data dan informasi danKetersediaan data pendukung perencanaan dan pengendalian pembangunan Kota Tangerang Selatan.Perencanaan Pembangunan Daerah. Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip).Koordinasi Perencanaan Dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pemerintahan Umum. Dan sebagainya.

Dengan Forum ini diharapkanmenunjukkan adanya pendekatan perencanaan menggunakan sistem perencanaan bawah atas (bottom up). Dengan adanya daftar prioritas hasil perencanaan partisipatif yang telah dilakukan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Tingkat Kelurahan, Musrenbang Tingkat Kecamatan maka diharapkan rencana kerja tersebut menjadi prioritas untuk disinkronkan dalam Rencana Kerja OPD.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengungkapkan, forum ini diharapkan bisa mengendalikan pembangunan dengan perencanaan yang matang. Jadi perencanaan dari dinas dapat difungsikan ke Bappeda. “Kita dorong fungsi dan pengendalian serta perencanaan SKPD ke fungsi Bappeda,ini dilakukan untuk mewujudkan Tangsel sebagai kota layak huni yang berwawasan lingkungan berbasis inovasi dan teknologi, serta berdaya saing,”katanya.

Benyamin pun berharap usulan yang masuk harus sesuai dengan visi dan misi kota Tangsel. Apakah usulan atau pekerjaan yang dilakukan ini sesuai dengan visi misi dan RPJMD yang ada. “Saya dan Ibu Airin harus menyusun laporan pertanggungjawaban akhir masa jabatan. Pertanyaannya apakah usulan yang sudah masuk sesuai dengan visi dan misi, apakah sepenggal-sepenggal saja. Ini yang harus dipikirkan, sehingga kiya bisa meningkatkan tata kelola pemerintahan  yang baik berbasis teknologi, dengan mengembangkan Sumber Daya Manusia yang handal untuk menyusun program kerja agar terwujudnya RPJMD Kota Tangsel,”singkatnya. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkot Tangerang raih dua penghargaan ISNA 2020

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Terus memberikan pelayanan masyarakat yang maksimal, di tengah pandemi Covid-19, ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com