Muh Jembar

Muhammad Jembar : Kotak kosong, pilihan politik yang harus dihormati

Kabupaten Tangerang, SUARA TANGERANG – Pemilihan kepada daerah (Pilkada) Kabupaten Tangerang  tahun 2018 dapat dipastikan akan diikuti hanya oleh satu pasang calon saja.

Fenomena ini dinilai Direktur Binneka Institute, Ridwan Darmawan sebagai bentuk kegagalan partai politik dalam melakukan pengkaderan dalam menyiapkan kader-kader terbaiknya di suatu daerah untuk muncul dan maju sebagai calon kepala daerah.

“Akibat dari kegagalan tersebut, partai akhirnya bersikap instan mengambil tokoh yang sudah populer, punya uang, lebih-lebih yang sudah memegang infrastruktur atau jabatan politik,” kata Ridwan belum lama ini di Jakarta.

Di sisi lain, faktor ada sekolompok masyarakat yang tidak puas dengan fenomena anomali Pilkada di Indonesia ini. Dan, atas ketik puasan tersebut, lahirlah kelompok masyarakat di Kabupaten Tangerang yang menamakan diri dengan aliansi kota kosong.

Aliansi ini menyerukan kepada warga untuk memilih kotak kosong pada hari ‘H’ pencoblosan nanti, karena menganggap demokrasi di Kabupaten Tangerang sudah mati.

“Ini adalah pilihan politik yang harus dihormati, dan merupakan bagian dari sistem politik yang dianut, terutama terkai dengan pemilihan kepala daerah yang diatur dalam UU No. 10 Tahun 2016,” ujar Muhammad Jembar, Kamis (22/3).

Persoalannya, kata Ketua aliansi kotak kosong ini, tidak ada regulasi yang mengatur atau mengakomodir sikap politik mereka untuk tidak memilih calon tunggal pada Pilkada 2018 di Kabupaten Tangerang.

“Ada ketidak adilan dalam hal ini, di satu sisi mengakomodir calon tunggal, tapi pada sisi yang berbeda tidak ada aturan tentang boleh tidaknya kami berkampanye dan lain – lain. Itulah yang saya sebut dengan terpasungnya hak masyarakat, dan ini merupakan kemunduran demokrasi bangsa,” jelasnya.

Menurut Jembar, meski tidak ada regulasi yang memperbolehkan atau tidak memperbolehkan mereka untuk beraktifitas, mensosialisasikan “kotak kosong” ini,  tetapi dia mengklaim bahwa aliansi yang dipimpinnya ini telah terbentuk di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

“Relawan-relawan kami telah bergerak sampai ke tingkat desa, Rt/Rw yang ada di Kabupaten. Kami semua bergerak secara cepat dan terukur dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa mereka juga punya hak  untuk tidak memilih calon tunggal kepala daerah pada Pilkada Kabupaten Tangerang tahun ini, dan kotak kosong adalah pilihannya,” tutur Jembar. “Jadi kami pastikan bahwa Pilkada nanti di Kabupaten Tangerang akan ada perlawanan antara paslon versus kotak kosong pilihan rakyat,” tegas Jembar.

Dia pun menyampaikan, bahwa yang dilakukan dirinya itu pasti ada pro dan kontra. “Namun itu bukan halangan, yang penting kita tidak mengarahkan masyarakat untuk golput,” pungkasnya. (Ardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Nur Asia Uno ajak Emak-emak

Nur Asia Uno ajak Emak-emak Relawan Prabowo-Sandi kawal C1 hingga tuntas

Jakarta, SUARA TANGERANG – Istri Cawapres Sandiaga Salahudin Uno, Nur Asia Uno ikut terjun ke ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com