BREAKING NEWS
Rawat Situ Gintung

Spanduk seruan : Ayo! Bersama kita lesatarikan Situ Gintung

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Spanduk berukuran sedang terbentang di beberapa titik di kawasan Situ Gintung, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berisi ajakan kepada masyarakat untuk ikut lestarikan Situ Gintung agar ke depan lebih baik.

Pesan tersebut merupakan upaya serius dari Lurah Cirendeu Ciputat Timur Win Fadlianta, yang mengajak masyarakat untuk ikut  peduli dengan kelestarian Situ Gintung dan lingkungan di sekitarnya agar terpelihara dengan baik dan asri.

“Rendahnya kesadaran masyarakat pada situ jadi persoalan tersendiri. Kultur masyarakat dekat situ yang tak begitu peduli dengan 1 di antara 9 situ di Tangsel ini., perlu didorong untuk ditingkatkan,” katanya, Kamis (22/3).

Pelajaran berharga, jembolnya Situ Gintung, 9 tahun silam menjadi duka mendalam. Dulu kondisi bendungan tak sekuat sekarang maka perlu dipelihara merawat tanpa kenal lelah. Kepedulian masyarakat mengurangi resiko penumpukan sampah berakibat pencemaran air dan sedimentasi dari sampah mengendap di dasar situ.

“Jajaran pemerintah pada level paling bawah, lurah dan camat tak pernah bosan dan alergi ajak masyarakat jaga situ. Pemerintah sifatnya formal ketika turun ke lapangan harus ada program kegiatan, dan lain sebagainya. Beda masyarakat di kawasan situ kapan saja bisa melakukan pembersihan,” tambahnya.

Merawat situ sebetulnya tidak melulu soal sampah, tapi manjaga ancaman perusakan olah tangan-tangan jahil. Misalnya vandalisme, pembuatan tambak/keramba, tempat berpacaran dan membuat keonaran menyebabkan masyarakat enggan datang.

Kawasan ruang terbuka hijau menjaga ekosistem tumbuhan dan hewan, ikan dan lain-lain. Pentingnya RTH bagi biota mahluk hidup selain manusia. Kepentingan manusia dengan RTH juga berkait, mengurangi polusi udara, produksi oksigen dengan baik.

“Bisa dibayangkan kawasan perkotaan hanya ditumbuhi bangunan gedung dan rumah-rumah. Bising, kualitas udara menurun akibat minimnya pepohonan sangat tidak sehat. Oksigen yang kita hidup anugrah Tuhan Yang Maha Esa, cara menjaganya pelihara lingkungan,” kata mantan Kesos Kecamatan Ciputat Timur ini.

Pemahaman sampai pada tahap itu buruh proses dan sosialisasi masif. Upaya terkecil dan mudah dilakukan oleh dirinya selaku Lurah membentangkan pesan-pesan ajakan melalui spanduk. Mesti bukan kali ini saja ia lakukan, ajakan secara tatap muka, rapat dan kerja bakti setiap Jumat selalu digiatkan.

Apapun itu, institusi pemerintah , lurah , camat dan pemerintah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), tak boleh ada kata menyerah. Selama ini dinas-dinas, selalu terjun kelapangan membersihkan sampah-sampah.

“Ada beberapa titik belum terpasang Penerangan Jalan Umum, semoga segera dipasang supaya saat malam terang guna menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan,” sambungnya.

Kewajiban melaksanakan terus menerus. Terlepas pro dan kontra mayarakat ada yang giat dan merusak tak menjadi persoalan harus tetap fokus sekalipun kewengan bukan pada pemerintah daerah.

Semangat Lurah Win Fadlianta ini memperoleh dukungan dari Direktur Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, Putu Joni Wiryadi, mengapresiasi kepada lurah, camat dan Pemkot Tangsel secara khusus mendukung program Situ Gintung. Bantuan pemerintah setempat merawat situ supaya tidak terokupasi, serta tetap lestari. (H3n/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wali Kota Arief buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Radio Republik Indonesia

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah hadir sekaligus membuka acara ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com