BREAKING NEWS

Andi Bustam : Tangsel darurat vandalisme

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Aksi corat-coret dengan cat dan sejenisnya yang lakukan oleh sekelompok remaja alias Anak Baru Gede (ABG) terhadap fasilitas umum (fasum), seperti halte bus, jembatan penyebarangan orang (JPO), rambu lalu lintas, dinding atau pagar rumah ibadah dan sekolah, serta fusum lainnya di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), benar-benar memprihatinkan.

Dari pantauan suaratangerang.com di Tangsel, seperti di Serpong Utara, Ciputat, Pamulang dan Pondok Cabe, pada Sabtu (24/3) kemarin, fasum di beberapa wilayah tersebut terlihat rusak, kotor dan tak elok dipandang mata, karena aksi iseng, vandalisme.

Jalan Pondok Cabe Raya

Jalan Pondok Cabe Raya, Pamulang, Tangsel

Jalan Pondok Cabe Raya misalnya, puluhan rambu lalu lintas, tembok gedung, pintu pagar sebuah pondok pesantren terkenal di sepanjang jalan raya ini penuh corat-coret. Tulisannya pun tidak mengandung unsur keindahan atau pesan tersirat seperti pada mural dan grafiti, melainkan hanya corat-coret tanpa makna dan bersifat merusak.

Airin Vandalisme

Poster Wali Kota Airin Rachmi Diany di JPO, di depan GIANT, Vila Melati Mas A. Serong, Tangsel. (Foto: Tangseloke).

Aksi vandalism ini pernah juga dilakukan terhadap poster Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany yang terpajang di JPO, di depan Giant Vila Melati Mas A, Serpong Utara, Tangsel. Padahal saat itu Tangsel sedang mempercantik diri menghadapi Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXII tahun 2017, yang puncak perayaannya dilaksanakan di Serpong Utara dan Serpong, KotaTangsel, Sabtu, 1 Agustus 2015.

Hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan begitu saja.  Dua tahun sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel pernah mencanangkan program ‘gang cantik’ dengan tujuan untuk mengurangi aksi yang tidak terpuji tersebut.

Baca juga : Airin berharap gang cantik berseri dapat mengurangi vandalisme di Tangsel

Dua puluh dua gang di Tangsel diubah menjadi gang cantik. Harap Airin saat itu, dengan program tersebut, aksi vandalisme yang dilakukan sebagian remaja di Tangsel boleh jadi berkurang. Tapi  api apa lacurnya, program ini tak bisa diharapkan menjadi sarana untuk mengurangi aksi vandalisme di Tangsel.

Lalu, bagaimana dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangsel yang secara tegas mengatur pelarangan terhadap aksi vandalisme?.  Perda No.9 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman ini pun dalam penegakkannya tak dapat diharapkan dapat mengurangi atau bahkan dapat menghilangkan aksi vandalisme di Tangsel.

Pasal 20 dari Perda yang dijuluki Perda Tibum ini hanya mengatur tentang pelarangan vandalisme, dan sanksi pidana berupa kurungan badan paling lama 6 bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta, bagi yang melanggarnya, sebagaimana diatur dalam Bab Ketentuan Pidana, pada pasal 63, hanyalah aturan yang tak bertaring.

Menurut aktivis  Tangerang Selatan Transparancy Watch, Andi Bustam La Tadampalli, aksi vandalisme di Tangsel sudah tidak bisa ditolelir lagi, dan pelakunya harus ditindak tegas.

“Aksi vandalisme di Tangsel sudah tidak bisa ditolelir lagi, dan pelakunya harus ditindak tegas,”kata Andi Bustam, Minggu (25/3).

Sambungnya, ketegasan atas pelaku vandalisme hanya bisa dilakukan apabila penegak aturan di Tangsel juga bersikap tegas, tidak pandang bulu, bereaksi cepat apabila menerima laporan atau keluhan warga, bukan sebaliknya.

“Faktanya di lapangan, penegak aturan berupa Perda Tibum hanya berdiam diri dan tidak tanggap, padahal dan Perda yang sama ada ancaman bagi setiap petugas yang tidak menindaklanjuti dan/atau meproses secara hukum atas laporan orang atau badan dan melanggar ketentuan Pasal 57 ayat (3) dikenakan hukuman disiplin kepegawaian sesuai ketentuan perundang-undangan,” tutur Andi.

Menurutnya, Tangsel saat ini sudah darurat vandalisme. “Karena sukar atau sulit diatasi, maka kondisi ini sudah masuk pada tahap darurat,” pungkas Andi Bustam. (1st/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Angka kesembuhan Covid-19 di Kota Tangerang alami peningkatan

Kota Tangerag, SUARA TANGERANG – Angka penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Tangerang ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com