BREAKING NEWS
Demo KNCI Tangerang

Tolak pembatasan kepemilikan nomor ponsel, massa KNCI bakar 10 ribu pcs kartu perdana

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG –  Ratusan pedagang pulsa dan kartu perdana prabayar yang tergabung dalam Kesatuan Niaga Cellullar Indonesia (KNCI) Kota Tangerang melakukan aksi pembakaran 10 ribu pcs kartu perdana sebagai tanda matinya keadilan bagi pedagang kecil, di halaman Balai Kota Tangerang, Rabu (28/3).

Massa KNCI menolak Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi  Nomor 21 Tahun 2017 tentang  Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, karena dipandang membatasi 1 NIK  hanya untuk 3 sim card melalui BRTI, peraturan ini dirasa akan merugikan mereka yang sebagian besarnya para pedangan kecil.

“Peraturan yang dikeluarkan  Kemenkominfo ini dirasa akan merugikan para pedagang kecil,”ucap koordinator aksi Aan Anwarudin.

Menurutnya, tidak hanya itu, KNCI pun menanyakan kesepakatan kepada Kemenkominfo yang disepakati pada tanggal, 7 November 2017 bahwa registrasi ke-4 dan berikutnya dapat dilakukan di outlet yang terdaftar namun keputusan tersebut hanya ‘tipu daya’ semata agar kami diam,” tuturnya

Aan pun berpandangan bahwa apa yang diputuskan Kemenkominfo ini akan berdampak pada roda perekonomian dan hilangnya sumber penghidupan 5 juta rakyat indonesia yang melakukan aktivitas perekonomianya lewat perniagaan celluler. Tidak hanya itu, para pemodal besar atau modern chanel akan menguasai perniagaan yang berujung pada terkuburnya pedagang kecil, bertambahnya angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia.

Lebih jauh dikatakannya, kalau KNCI sepakat bahwa demi terwujudnya ketertiban dan keamanan, maka perlu penertiban registrasi perdana secara valid.

“Kepada Kemenkominfo, KNCI menuntut agar aspirasi mereka, para penggerak perekonomian dari kalangan bawah ini diperhatikan.” Sambungnya, “Jika aksi kami hari ini tidak ditanggapi, maka kami akan menggelar aksi lebih besar lagi pada 2 April mendatang, dengan tuntutan  copot Rudiantara sebagai Menkominfo karena dinilai telah membohongi konter pulsa se-Indonesia pada keputusan Dirjen PPI 07 Nov 2017,” pungkas Aan. (Ardi/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Wali Kota Arief buka Pelatihan Kepemimpinan Administrator Radio Republik Indonesia

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah hadir sekaligus membuka acara ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com