BREAKING NEWS
KPPU Wartawan se Tangerang Raya

KPPU gelar dialog dengan Jurnalis se Tangerang Raya soal akuisisi Grab terhadap Uber

Kabupaten Tangerang,SUARA TANGERANG –  Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menggelar kegiatan dialog dengan para Jurnalis se Tangerang Raya, di Ball Room Hotel Aryaduta Lippo Karawaci, Kabupaten Tangerang, Kamis malam (26/4) lalu.

Dialog bertajuk ” Posisi KPPU atas Perpindahan Aset Uber di Asia Tenggara” itu dihadiri oleh puluhan jurnalis dari berbagi media massa, cetak, online dan televisi.

Ketua KPPU RI, Dr. Syarkawi Rauf SE ME mengatakan bahwa, bagi KPPU, peran media sangatlah penting dalam mencari tahu atau mendapatkan informasi dasar atas berita dari sebuah permasalah yang ditangani KPPU yang tercover di media massa.

Menurut  Syarkawai, KPPU menilai akuisisi oleh Grab Indonesia terhadap Uber Indonesia  bukanlah penggabungan usaha. Selain itu, transaksi itu berada di luar cakupan definisi penggabungan usaha berdasarkan aturan antimonopoly.

Lembaga itu menilai transaksi itu menjadi tak wajib dinotifikasikan karena berada di luar cakupan definisi penggabungan usaha, peleburan atau pengambilalihan oleh UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

“Transaksi tersebut tidak wajib dinotifikasikan, karena berada di luar cakupan definisi penggabungan usaha, peleburan atau pengambilalihan yang diatur oleh UU No. 5/1999 dan PP No. 57/2010,” kata Syarkawi.

Selain itu, KPPU menyatakan transaksi Grab terhadap Uber merupakan akuisisi aset dan tanpa perpindahan kendali dari Grab Indonesia. Lembaga itu menilai transaksi itu bukanlah penggabungan usaha.

“Transaksi tersebut juga bukan merupakan penggabungan usaha, karena badan hukum Uber Indonesia tetap ada dan tidak bergabung dengan Grab Indonesia,” ujar Syarkawi

Lembaga ini sebelumnya meminta Grab segera mengirim notifikasi atas akuisisi yang mereka lakukan terhadap bisnis Uber di Asia Tenggara yang dilakukan pada Maret lalu. Kewajiban melaporkan ke KPPU tertuang dalam Pasal 29 UU No.5 Tahun 1999. Pasal 5 Peraturan Pemerintah No.57 Tahun 2010.

Menurut KPPU, akuisisi ini akan berdampak pada konsentrasi pasar dua pelaku besar di Indonesia yakni Grab dan Gojek. KPPU mencatat jumlah pengguna aplikasi Grab sekitar 14,69 persen dari seluruh pasar, sedangkan 6,11 persen dimiliki Uber dan sisanya Gojek. (8TL).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Airin Rachmi Diany

Disperindag Tangsel beri pelatihan GMP untuk kelompok usaha bersama

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beri ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com