Mak Icot Buah Timur Suri

Timun Suri, primadona pelepas dahaga di bulan Ramadan

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG –  Timun Suri  yang memiliki nama ilmiah Cucumis Sativus ini, adalah buah musiman yang biasa muncul saat bulan suci Ramadan. Buah ini selalu jadi primadona saat berbuka puasa, daging buahnya yang berwarna putih dan bertekstur lembut, semakin memanjakan lidah para penikmatnya. Terlebih bila dicampur dengan es dan sirup.

Timun Suri yang sudah dicampur es dan sirup bisa melegakan tenggorokan saat berbuka puasa. Buah ini ternyata memiliki banyak manfaat, seperti melancarkan pencernaan, mengendalikan kadar gula, menurunkan resiko kanker dan sejumlah manfaat lainnya. Oleh karena itu, Timur Suri bisa menjadi buah wajib saat berbuka puasa selain kurma.

Adalah Mak Icot (53) warga Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, saat disambangi oleh reporter suaratangerang.com pada Kamis (17/5) siang, mengaku dirinya sudah puluhan tahun setiap memasuki bulan Ramadan, bersama para tetangga lainya di Sudimara Pinang, berjualan buah musiman Timun Suri di sepanjang jalan raya pintu gerbang utara Graha Raya, Sudimara Pinang, Kota Tangerang.

“Timun Suri itu buah khas masyarakat Betawi yang ditanam tiap menjelang bulan puasa, Timun Suri memiliki kulit buah tipis berwarna kuning dan katanya mengandung vitamin A dan vitamin C. Kandungan vitamin A dan C bisa menyegarkan tubuh dan memulihkan stamina yang hilang usai seharian berpuasa. Buah Timun Suri ini katanya juga kaya serat larut, sehingga bisa menyehatkan organ pencernaan dan menghindarkan dari sembelit serta kanker usus,” terangnya.

Lebih lanjut Mak Icot menambahkan bahwa, Timun Suri juga dapat menurunkan resiko Kanker, karena mengandung Antioksidan alami. Meskipun rendah gula, Timun Suri bisa menjadi sumber energi lantaran mudah dicerna tubuh. Buah Timun Suri juga mengandung glukosa dan fluktosa yang baik untuk tubuh.

Kandungan air dan serat yang tinggi, membuat timun sari jadi ‘alat’ detoksifikasi untuk tubuh. Racun-racun dalam tubuh akan keluar melalui urin atau feces, setelah mengkonsumsi timun suri. Selain itu, timun suri mengandung asam linoleat yang bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

“Timun Suri sangat mudah diolah, cukup dikupas kulitnya kemudian dipotong-potong, campur Timun Suri dengan air Kelapa muda dan sirop atau susu kental manis, dan biar makin segar, bisa ditambah es. Es Timun Suri sangat segar untuk melepas dahaga setelah kita berpuasa,” pungkas Mak Icot. (8tl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bayi di Gaza lahir selama Mei 2018

Lebih dari 2000 bayi dilahirkan di Gaza dalam bulan Mei

Jalur Gaza, SUARA TANGERANG  –  Angka kelahiran di negara konflik Palestina terbilang mencengangkan, khususnya di ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com