BREAKING NEWS
Kemah Dongeng ke 21

Tutup Kemah Dongeng ke-21, Airin: Edukasi dengan mendongeng lebih efektif dan efisien

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Kemah Dongeng ke-21 di Situ Gintung, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) secara resmi ditutup oleh Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, Minggu (19/8).

Dalam sambutannya, Airin menyampaikan, bahwa bisa mendongeng itu biasa, tapi kebiasaan mendongeng itu luar biasa. “Saya ingat waktu kecil, saya didongengkan oleh pengasuh dan kakak sepupu saya, saya mendengarkan itu sampai menangis, kalau ingat itu bagaimana proses edukasi diajarkan dengan mendongeng dapat lebih efektif dan efisien,”tuturnya.

Lanjut Airin, dengan pesatnya perkembangan teknologi yang luar saat ini, kita para orang tua dituntut untuk bisa bersaing dengan teknologi yang ada. Tentu ini Pekerjaan Rumah (PR) untuk semua. “Bagaimana kita harus bersaing dengan teknologi yang ada, bahkan di kamar mandi kita menggunakannya, tentu ini PR dan tantangan kita, dengan mendongeng ada seninya, berbeda dengan kita membaca buku ataupun mengakses teknologi tersebut. Dan saya yakin dongeng tidak akan hilang dan ditinggalkan jaman, karena pelukan, sentuhan dan kasih sayang tidak akan hilang dan tergantikan oleh apapun. Dengan mendongeng kita dapat mendidik anak kita hidup dengan sistem yang lebih baik.” ungkapnya.

Airin pun mengingatkan tugas saat ini yang harus dilakukan. “Tugas kita memastikan anak kita untuk hidup dan berkembang, untuk Indonesia lebih baik, memastikan hak tumbuh kembang anak lebih baik, karena mendongeng menjadi solusi untuk mendidik anam lebih baik lagi,”singkatnya.

Sementara Ketua Panitia Kemah Dongeng Awam Prakoso, mengatakan, kegiatan kemah dongeng yang dilaksanakan sejak Jumat (17/8) hingga Minggu (19/8) di Situ Gintung ini, diikuti ketua kampung dongeng dari berbagai daerah di Indonesia. Baik dari Tangsel, Bali, Sumatera Utara, Aceh dan daerah lainnya.

“Kemah dongeng dilaksanakan tiga sampai empat kali dalam setahun, tujuannya untuk perkaderan para relawan kampung dongeng,”ungkapnya.

Kegiatan ini pusatnya di Tangsel, dengan latihan ini mereka bisa mengambil inspirasi kampung dongeng di Tangsel, dikarenakan di Tangsel nantinya akan ada pojok dongeng di setiap Rukun Warga (RW).

“Kita bayangkan banyaknya kegiatan anak-anak, namun belum kearah mendongeng, untuk itu kita melatih teman-teman ini agar mereka bisa membuka pojok dongeng di masing-masing wilayahnya, “ungkapnya. (1st/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kota Tangerang

SAIK 2018, momen untuk kenalkan destinasi wisata Kota Tangerang

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Ditunjuknya Kota Tangerang sebagai tuan rumah pelaksanaan SAIK 2018 oleh ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com