Lurah Tommy sidak

Lurah Tommy sidak proyek pengurukan yang menutup aliran sungai di Serua Indah

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Lurah Serua, Tommy Patria Edwardi melakukan sidak ke lokasi proyek pengurukan di Jalan Serua Indah, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (5/9) pagi.

Dalam sidak tersebut Tommy menegur langsung pelaksana proyek yang diduga tidak memperhatikan dampak dari pengurukan yang telah menutup aliran sungai kecil di sekitar pemukiman warga Serua. Akibatnya, saat hujan deras beberapa hari lalu, pemukiman warga di kelurahan ini tergenang air.

“Ya, setelah mendapatkan laporan dari warga bahwa rumah yang mereka tempati tergenang air saat hujan beberapa hari lalu, karena aliran sungai kecil sekitar pemukiman tertutup tanah urukan, saya langsung menegur pelaksana proyek dan meminta mereka untuk segera menangani dampak lingkungan yang terjadi akibat proyek pengurukan tersebut,” kata Tommy, di Serua, Ciputat, Rabu (5/9)

“Selaku Lurah, saya berkewajiban merespon cepat keluhan warga, apalagi ini menyangkut keamanan dan kenyamanan warga Serua, tempat di mana saya ditugaskan sebagai abdi masyarakat, ” terangnya.

Saat sidak, Tommy pun menemukan penyebab lain dari tersumbatnya aliran air sungai kecil di wilayahnya itu, ternyata juga kerena ada longsoran tanah dari proyek Tol Cinere – Serpong.

Oleh karena itu, ia minta pihak-pihak terkait pelaksana proyek untuk secepatnya mengatasi dampak dari proyek yang mereka kerjakan tersebut.

“Alhamdulillah, dari sidak tersebut masalah yang dikeluhkan warga dapat ditertangani,” ujar Tomy.

Dalam kesempatan tersebut, Tommy juga menghimbau kepada pelaksana proyek untuk memperhatikan dampak lingkungan dari proyek yang dikerjakan, apalagi menyangkut aliran air sungai.

Sementara itu, Yatno (40),  pihak pelaksana proyek pengurukkan membenarkan bahwa penyebab lain dari banjir di pemukiman warga, itu air dari sungai kecil tidak mengalir karena ada longsoran tanah dari proyek pembangunan Tol Cinere – Serpong yang melintas wilayah Serua.

“Kami mohon maaf, sudah kita perbaiki kendala ini dan kita juga telah menambah gorong gorongnya dari satu gorong gorong kini ditambah menjadi 3 sehingga hal hal serupa dapat dihindari” pungkasnya. (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

SANTUNAN ANAK YATIM PIATU DAN DHUAFA3

Pemkot Tangerang santuni 1250 yatim piatu dan 1770 dhuafa

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Sebanyak 1250 anak yatim piatu dan 1770 kaum dhuafa di ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com