BREAKING NEWS
Underpass Parimeter Selatan belum dibuka

Imbas penutupan Underpass Parimeter Selatan M1, tiga ruas jalan rusak berat

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG  – PT. Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta belum juga membuka akses jalan kendaraan Underpass Parimeter Selatan M1. Imbas penutupan jalan selama delapan bulan ini, tiga ruas jalan di Kota Tangerang mengalami kerusakan.

Ketiga jalan tersebut yakni, Jalan Garuda kecamatan Batuceper, Jalan Ie.H. Juanda kecamatan Neglasari, dan Jalan Halim Perdana Kusuma, kelurahan Jurumudi mengalami kerusakan. Bahkan pengendara yang melintasi di jalur tersebut mengalami kemacetan panjang mulai pagi hingga sore.

Apanudin F Gerindra DPRD Kota Tangerang

Apanudin, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Tangerang

”Jadi Kota Tangerang hanya menerima dampak kerusakan jalan karena under pas yang sudah rampung masih di tutup. Makanya kami pertanyakan kenapa masih di tutup underpass tersebut,” ujar Apanudin anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Tangerang diruang kerjanya, Kamis (6/9).

Apanudin mengatakan, pihaknya selaku wakil rayat wajib mempertanyakan ada apa dalam pekerjaan proyek underpass yang sudah rampung belum juga dibuka. Apakah masih ada kendala pada bagian proyek, atau ada masalah lain dalam pekrjaanya. ”Kalau yang saya amati pasca ambrol proyek tersebut sudah selesai selama delapan bulan. Mau nunggu apalagi kasihan dong masyarakat,” terangnya.

Meski demikan, kata dia, Angkasa Pura mereka memiliki solusi mengatasi kemacetan dengan dibukanya pintu masuk melalui Pos 1 Perimeter Selatan (Jurumudi) dan Rawa Bokor. Namun mau sampai kapan pengendara menerima nasib macet-macetan di jalan tersebut. ”Udah jalan Rawabokor mah kecil ditambah kendaraan truk besar yang keluar masuknya melintas di jalan tersebut,” katanya.

Kemacetan kendaraan tersebut, lanjut dia akan berdampak buruk terhadap infrastruktur jalan yang sudah diperbaiki oleh pemerintah. Karena tiga jalan tersebut memiliki daya kekuatan dan ketebalan yang sudah ditentukan. ”Ya gimana mau bertahan lama jalan kami. Kalau yang melintas kendaraan truk besar semua Mas,” terangnya.

Solusinya kalau under pas Parimeter Selatan sudah rampung segera dibuka. Jangan sampai masyarakat Kota Tangerang dan kota yang lainya menjadi korban kemacetan. ”Kalau yang saya lihat bukan warga Tangerang saja yang sengsara dalam kemacetan. Tetapi masyarakat luar kota pun yang akan ke Bandara Seotta merasakan hal yang sama,” terangnya. (T’6r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kota Tangerang

SAIK 2018, momen untuk kenalkan destinasi wisata Kota Tangerang

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Ditunjuknya Kota Tangerang sebagai tuan rumah pelaksanaan SAIK 2018 oleh ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com