ZIKIR AKBAR SERPONG (1)

Ribuan jama’ah ikut zikir akbar dan ceramah kebangsaan di Masjid MAN IC Tangsel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Sekitar 1000 jama’ah dari berbagai organisasi dan majelis taklim di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tumpah ruah dalam acara  Zikir Akbar dan Ceramah Kebangsaan dengan tema “Penguatan Kebhinekaan dalam Menjaga Keutuhan NKRI”, yang digelar oleh MUI Tangsel di Masjid MAN Insan Cendikia, Serpong, Tangsel, Rabu (19/9).

Jama’ah tampak khusuk dalam berzikir dan berdoa memohon kepada Allah Swt agar tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di Indonesia dan Tangsel, khususnya. Zikir dan doa dipimpin Ustadz Abdul Syukur dari Majelis Zikir Azzikro binaan Ustadz Arifin Ilham.

Dalam ceramah kebangsaannya Anggota DPR RI Irgan Chairul Mahfidz menjelaskan keprihatinannya menjelang Pemilu 2019 ini. Menurutnya, warganet mulai saling menghujat antara pendukung Capres yang satu dengan Capres lainnya.

“Saat ini di media sosial sudah mulai terlihat perpecahan ada yang memihak Jokowi,  ada juga yang memihak Prabowo. Masing- masing saling menjelek-jelekan. Jangan sampai konflik di media sosial terbawa ke kehidupan nyata. Saat ini Indonesia sudah cukup baik aman dan damai. Jangan sampai dirusak dengan hal-hal yang semacam itu,” terang Irgan.

Menurut Irgan, Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar multi etnis maupun suku ada disini dan berbagai profesi juga lengkap di Indonesia.

“Tentunya dengan kondisi heterogen ini maka sangat rawan timbul perpecahan. Jika kita melihat negara-negara lain seperti Unisoviet yang pecah karena konflik agama suku dan ideologi. Negara Suriah juga hancur karena konflik antara Syiah dan Sunni. Negara-negara Afrika juga berkonflik yang disebabkan warna kulit. Jangan sampai Indonesia menjadi pecah seperti itu,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, perwakilan dari Kodiklat TNI Letkol Inf Alwi menuturkan bahwa pada tahun 1990an ada Universitas dari Luar Negeri yang melakukan penelitian bahwa Indonesia yang memiliki ribuan pulau, ratusan suku dan berbeda agama tetapi tetap utuh hingga saat ini.

“Padahal potensi konflik di Indonesia sangat besar. Namun dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang dapat mempersatukan seluruh bangsa Indonesia tanpa membeda-bedakan suku bangsa dan bahasa,” ujarnya.

Sementara itu penyelenggara Zikir dan Ceramah Kebangsaan, Sekretaris MUI Kota Tangsel Abdul Rozak berharap kegiatan ini dapat memberikan penguatan terhadap kebhinekaan dalam menjaga keutuhan NKRI khususnya di Tangsel.

“Wilayah kita saat ini dalam kondisi yang baik tidak terjadi konflik untuk itu perlu dijaga agar tetap kondusif.

Menjelang Pemilu 2019 memang suasana politik semakin menghangat namun jangan sampai menganggu kerukunan yang saat ini sudah terjaga di Tangsel ini,” pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Staff Ahli Wali Kota Tangsel Zul Fuad mengatakan bahwa Pemkot Tangsel mengapresiasi kegiatan seperti ini. Karena dapat menjadikan suasana yang teduh dan kondusif di Kota Tangsel.

“Ditengah-tengah kondisi yang menghangat menjelang Pemilu 2019 momen-momen seperti ini harus terus ditingkatkan. Kita tidak ingin Tangsel menjadi tidak damai dan terganggu hubungan masyarakatnya. Untuk itu tugas kita bersama dalam menjaga persatuan dan kondusifitas Tangsel,” bebernya. (H3n/rls)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

#JamMainKita

Jokowi minta anak-anak manfaatkan waktu luang untuk bermain di luar ruangan

Jakarta, SUARA TANGERANG – “Pak Jokowi main yuk. Bu Iriana main yuk,” ajak sejumlah anak ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com