Aksi damai YAPELH 1

Aksi damai YAPELH: Stop produk industri pencemar lingkungan hidup

Jakarta, SUARA TANGERANG   Sekitar 350 orang pecinta lingkungan hidup dari Yayasan Peduli Lingkungan Hidup (YAPELH) Kota Tangerang, Senin siang (17/12) menggelar aksi demontrasi di Halaman Kantor Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH) di Jakarta.

Aksi protes terkait pembuangan limbah bekas yang dilakukan oleh PT. Century Battery Indonesia (CBI), anak perusahaan dari PT. Astra Otoparts yang  membeli bahan baku timbal batangan dari PT. Indra Eramulti Logam Industri (IMLI) untuk di produksi menjadi Aki ini, dinilai telah melanggar Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Peraturan Pemerintah No 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3).

Menurut Direktur Eksekutif YAPELH, Uyus Setia Bhakti, dari investigasi dan penelitian pihaknya di lapangan, ditemukan bukti yang kuat bahwa PT. Indra Eramulti Logam Industri (IMLI) sebagai Pemasok Utama perusahaan aki / battery Astra, diduga tidak mengolah / mendaur ulang aki bekas sesuai dengan ketentuan UU dan peraturan yang berlaku.

https://www.suaratangerang.com/2018/12/20/yusril-minta-unhchr-selidiki-pelanggaran-ham-di-xinjiang/.html

YAPELH diterima Bagian Penegakkan Hukum Lingkungan, Kementrian LHK.

“Selain itu, berdasarkan informasi dan data yang kami dapatkan, mata rantai produksi timbal batangan yang kemudian menjadi aki  yang di pasok ke PT. ASTRA OTOPARTS, Tbk ini, secara langsung maupun tidak langsung PT. ASTRA OTOPARTS, Tbk diduga telah ikut memberikan dukungan atas proses produksi bahan baku Aki yang tidak sesuai dengan UU dan PP B3,” kata Uyus, di sela-sela aksi damai dengan tagline: “Stop produk industri pencemar lingkungan hidup” .

Lanjut Uyus,  sebagai lembaga yang concern dalam advokasi pelestarian lingkungan hidup sejak tahun 2002, pihaknya menuntut agar pemerintah dalam hal ini Kementrian LHK segera menindaklanjuti surat pengaduan yang dilayangkan YAPELH, serta memberi sanksi tegas industri pencemar lingkungan penghasil limbah B3 yang secara langsung maupun tidak langsung melibatkan PT. ASTRA OTOPARTS,Tbkt.

Untuk diketahui, aksi damai yang berlangsung sejak pukul 13.30 Wib itu, akhirnya mendapat tanggapan dari Kementrian LHK.

“Alhamdulillah, tuntutan kami akhirnya diterima Bagian Penegakkan Hukum Lingkungan, Kementrian LHK. Dan, mereke berjanji akan menindaklanjuti  dengan menerjunkan tim ke lokasi untuk melihat langsung Limbah B3 PT IMLI di Pasuruan,” ungkap Uyus. (1st)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jokowi-Dialog-Soal-Pasar-1

Jokowi minta bangun ekosistem pasar rakyat untuk masuki era digital

Tangerang, SUARA TANGERANG  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Perdagangan agar dapat membangun ekosistem online tetapi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com