guru ngaji cabul

Bejat, guru ngaji di Tangsel cabuli bocah 9 tahun

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Satuan Reskrim Polres Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menangkap dua tersangka pelaku tindak pidana pencabulan dan pemerkosaan, Buchori (60) guru ngaji,  dan AZ (17) seorang pelajar.

Buchori, melakukan tindak pencabulan terhadap FSZ (9) pelajar kelas 3 SD saat korban tengah belajar mengaji dengan memasukan salah satu tangannya ke dalam celana kulot yang korban kenakan.

Hal tersebut  dijelaskan Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan saat menggelar konferensi pers di Halaman Polres Tangsel ,Senin  (4/3) pagi.

“Tersangka Buchori melakukan tindak pencabulan dengan menggunakan jari telunjuk dan memasukan jari tangannya pada kemaluan korban,” terangnya.

Ferdy menambahkan setelah kejadian itu, korban lalu menceritakan kepada ibunya usai mengaji pada sore hari, dan korban mengeluh bahwa alat kelaminnya terasa perih saat buang air kecil setelah dicabuli tersangka.

Kasus berikutnya, kata Ferdy adalah tindak persetubuhan atau pemerkosaan pada korban di bawah umur yang dilakukan AZ (17) pada korban HNF (10) yang juga adalah seorang pelajar.

“Tersangka melampiaskan hasrat bejadnya setelah usai nonton vidio porno, dan saat ini pelaku sudah tidak bersekolah lagi, pelaku melakukan persetubuhan saat korban dalam perjalanan pulang usai mengaji di dekat rumahnya di Gang Bacang, Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangsel,” tandas Ferdy.

Ferdy kemudian menjelaskan bahwa saat dalam perjalanan pulang ke rumah, korban di panggil oleh tersangka AZ di dalam rumah kontrakan kosong.

“Tersangka melakukan persetubuhan secara paksa terhadap korban setelah terdorong hasrat seksual usai menonton vidio porno dari milik HP temannya, dan setelah melakukan perbuatannya tersangka langsung menyuruh korban pulang.  Orang tua korban yang kaget melihat bercak darah pada pakaian yang dikenakan korban, langsung melapor kejadian tersebut ke Polres Tangsel,” pungkasnya.

Akibat perbuatan pencabulan tersebut, kedua tersangka dijerat dengan pasal 81 dan pasal 82 Undang Undang Perlindungan Anak (UUPA) Nomer 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pegawai bonyok

Nahas, seorang staf kantor Kecamatan Ciputat babak belur dipukuli atasannya

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Nahas, Surya Malik Perkasa (27), seorang staf di kantor Kecamatan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com