Airin Aprsiasi Dispar Kota Tangsel

Tak andalkan APBD, Airin apresiasi inovasi Dispar Kota Tangsel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengapresiasi Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tangsel yang  mampu menunjukan inovasinya tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Apresiasi tersebut disampaikan Wali Kota Airin dalam Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Dispar di Restoran Remaja Kuring, Selasa (12/3).

“Saya berterimakasih atas kerja keras Kepala Dinas Pariwisata Judianto beserta jajaran yang mampu membuat inovasi dengan melibatkan masyarakat tanpa dukungan APBD,” kata Airin.

Airin pun menjelaskan bahwa pariwisata di Tangsel, hanya terdiri dari wisata sejarah dan kreasi kegiatan yang mampu menarik wisatawan. ”Gebrakan Dispar ini, menunjukkan kualitas dan kemampuan kepala dinas dan jajarannya dalam melibatkan masyarakat. Saya harap dinas lainnya bisa melakukan inovasi tersebut, kalau masih pakai anggaran pemerintah berarti kreativitasnya masih kurang,” tuturnya.

Sementara itu, Tangsel sendiri pada aspek pergerakan ekonomi wilayahnya, lebih didominasi oleh sektor perdagangan dan jasa. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh sektor pariwisata untuk meningkatkan daya saing dan kreatifas yang menghasilkan nilai tambah. ”Makanya, dengan forum OPD ini. Harapan saya, kita bisa mendapatkan masukan dan ide-ide untuk bisa meningkatkan sektor pariwisata Tangsel yang setiap tahun terus tumbuh,” singkatnya.

Tak berbeda dengan Wali Kota Airin, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie berharap kepada OPD terkait untuk lebih memaksimalkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang akan rampung pada tahun 2020.

Menurutnya, kreasi-kreasi pariwisata bisa dilakukan dengan kesinambungan empat OPD tersebut, diantaranya, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah serta Dispar. Pelaku usaha binaan Dinas Peridustrian dan Perdagangan dan Dinas Koperasi dan UKM harus mampu menunjukkan kualitasnya, sehingga akan mendatangkan minat wisatawan datang ke Tangsel.

”Keterpaduan dan kerjasama menciptakan kreasi akan menggerakkan sektor pariwisata yang akan berdampak mensejahterakan masyarakat dengan roda ekonomi berputar,” tuturnya.

Harapan dan penjelasan lainnya juga disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel, Judianto, menurutnya, selama ini Dispar berkolaborasi dengan pihak swasta untuk menjalankan berbagai event kegiatan yang bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Tangsel.

“Tahun 2020 akan ada kenaikan 10 persen dari jumlah kegiatan di 2019 ini, dikisaran 55 kegiatan, dikarenakan di tahun ini sebanyak 50 kegiatan akan diadakan oleh Dispar menjalin kerjasama dengan swasta dan lainnya,”ungkapnya.

Sedangkan untuk target RPJMD semua sudah tercapai. “Tiga target RPJMD kita semua sudah tercapai yakni jumlah kunjungan wisata dari 300 ribu sekarang sudah mencapai 1.3 juta wisata, jumlah pendapatan dari Rp 300 Miliar menjadi Rp 319 Miliar, sedangkan untuk pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif dari 60 sekarang 130,”singkatnya. (rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Benyamin Laskar Lingkungan

Benyamin: Tegur siapa saja yang buang sampah sembarangan

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Kebiasaan membuang sampah di sembarang tempat oleh sebagian masyarakat di ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com