pengendara motor mengaku teroris

Langgar lalu lintas, seorang pengendara motor di Tangsel mengaku teroris

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Seorang pengendara sepeda motor membuat gaduh di tengah keramaian lalu lintas, di dekat pos polisi perempatan German Centre, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (14/3). Pasalnya, dia berteriak-teriak mengaku sebagai bagian dari kelompok teroris dunia saat kendaraannya disetop polisi lalu lintas.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekira pukul 10. 18 Wib. Mulanya, petugas lalu lintas bernama Brigadir Gatot Tri Prasetyo mencoba menghentikan pengendara sepeda motor Yamaha Mio J warna putih lantaran tidak mengenakan helm dan plat nomor.

“Jadi dia nggak pakai helm, helmnya ada tapi nggak digunain. Sepeda motornya juga tak ada plat nomor,” tutur Brigadir Gatot kepada suaratangerang,com.

Namun bukannya berhenti, pengendara itu justru menantang polisi sambil berteriak-teriak bahwa dia anggota kelompok teroris dunia yang membawa sejumlah bom. Sontak pengendara lain yang berada di lokasi panik menyaksikan aksi pengendera motor tersebut.

“Saya grup teroris dunia, saya pernah bom Sarinah (Jakarta), saya juga pernah bom Bali, saya bom nanti kamu,” ucap Gatot menirukan teriakan pria tersebut kepada dirinya.

Setelah itu, pengendara tersebut berupaya kabur memacu sepeda motornya. Brigadir Gatot yang juga tengah mengendarai sepeda motor lantas memberanikan diri mengejar. Hingga begitu tepat di samping pos polisi perempatan German Centre, kendaraan pria tersebut berhasil dicegat dan dihentikan.

“Waktu dia kabur, terus saya kejar dan dapat di dekat sini. Waktu itu saya cuma sendiri, akhirnya saya amankan saya bawa ke pos sambil menghubungi petugas yang lain,” sambungnya.

Pria tersebut sempat menunjukkan beberapa tato di bagian belakang punggungnya. Tato itu disebutkan sebagai tanda kelompok teroris tertentu. Mewaspadai apa yang dikatakan pengendara tersebut, Brigadir Gatot lantas berkoordinasi dengan komandannya hingga bantuan tiba.

“Tadi sudah dicek, jadi dia nggak bawa apa-apa. Terus dibawa ke Mapolres Tangsel,” ujarnya.

Belum diketahui identitas pengendara yang berteriak teroris tersebut. Saat diamankan, pria tersebut hanya memakai celana pendek dan jaket. Pihak kepolisian sendiri hingga kini, masih melakukan penyelidikan mendalam mengungkap peristiwa itu. (H3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Korban Apartemen Habitat Tower

Diduga, korban tewas di Apartemen Habitat Tower bermotif pencurian dengan kekerasan

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Sulastri alias Tari (21 ) korban yang tewas di Apartmen ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com