Forum Hongqiao tawarkan kearifan bagi pembangunan ekonomi global

Shanghai, SUARA TANGERANG – Di tengah meningkatnya ketidakpastian di sektor perdagangan, ajang “Hongqiao International Economic Forum”—platform yang menghubungkan para pemimpin dari berbagai sektor selama ajang “China International Import Expo”—ingin meningkatkan pemahaman dan menawarkan solusi bagi perekonomian global yang tengah melambat.

Forum tahun ini, diadakan pada 5 November, kelak berupaya untuk mengatasi tantangan dalam pembangunan ekonomi dunia dengan berfokus pada keterbukaan dan inovasi.

Sekitar 60 pakar dari seluruh dunia akan menyampaikan paparan dan saling bertukar pendapat. Roberto Azevêdo, Direktur Jenderal, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Jin Liqun, President, Asian Infrastructure Investment Bank, dan Peraih Nobel Sir Christopher Pissarides telah memastikan kehadiran mereka di forum tersebut.

Forum ini terdiri atas sesi pembukaan di pagi hari, diikuti lima sesi paralel. Tema Forum adalah “Opening-up and Innovation for Win-win Cooperation“dan lima sesi paralel yang masing-masing mengambil topik “Opening-up, Regulation and Business Environment“, “Artificial Intelligence and Innovative Development“, “WTO Reform and Free Trade Agreements“, “E-commerce in the Digital Era“, dan “China’s 70-Year Development and the Building of a Community with a Shared Future for Mankind“.

Forum Hongqiao menjadi dialog tingkat tinggi bagi komunitas politik, bisnis dan akademik global untuk mengemukakan saran tentang peningkatan dan transformasi bagi sistem tata kelola ekonomi dunia. Forum tersebut juga ingin mengusulkan “Kearifan Hongqiao” demi pembangunan ekonomi dunia yang sehat.

Pada ajang “Hongqiao International Economic Forum” pada tahun ini, sistem keanggotaan baru dirilis, meliputi empat jenjang—berlian (diamond), platinum (platinum), emas (gold) dan perak (silver).

Perusahaan yang menjadi anggota forum dapat menikmati berbagai keistimewaan sesuai beragam kategori. Banyak perusahaan domestik dan global telah mengajukan keanggotaan di berbagai jenjang.

Para pendaftar ini mencakup perusahaan multinasional, badan usaha milik negara dan banyak perusahaan swasta, bergerak di sektor makanan, obat-obatan dan perawatan kesehatan, transportasi, teknologi informasi, keuangan serta bidang lainnya.

Sumber : PRNewswire

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

GrabKios gandeng Porter, majukan warung tradisional dengan layanan logistik digital

Jakarta, SUARA TANGERANG – Perusahaan startup penyedia aplikasi digital untuk UMKM, Kudo, resmi bertransformasi menjadi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com