Virus corona, Wakapolri : Ikut anjuran pemerintah, jangan terperangkap berita hoax

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menegaskan agar masyarakat tidak terperangkap dalam kekhawatiran yang berlebihan atas berbagai kabar di masyarakat terkait virus corona (covid-19), terlebih lagi jika ternyata pemberitaan itu adalah hoax. Berita itu malah akan menimbulkan kepanikan.

“Para guru-guru kita, para habaib, yang hari ini ada di sini juga sudah mengingatkan agar kita semua jangan khawatir terhadap berita hoaks terkait virus corona. Apalagi sampai panik karena berbagai hoax yang beredar. Pemerintah kita serius menangani virus corona ini,” tegas Wakapolri yang hadir dalam peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Jami’ al Ma’mur,  Kota Tangerang, Kamis (5/3) kemarin.

Wakapolri melanjutkan, masyarakat sepatutnya mengikuti anjuran pemerintah agar terhindar dari virus corona tersebut.

“Jaga kesehatan kita dan jangan lupa agar terus memanjatkan doa agar epidemi virus corona ini segera bisa diberantas tuntas. Selain itu juga, cari informasi dari para ahli yang sebenarnya. Serta melalui saluran-saluran resmi yang telah disediakan oleh pemerintah,” lanjut Gatot Eddy.

Menurut Gatot Eddy, berdasarkan catatan, sepanjang 23 Januari hingga 3 Maret 2020, telah terdeteksi 147 berita bohong atau hoax yang hadir di tengah-tengah masyarakat. Hoaks itu memiliki kaitan dengan virus corona.

“Kita doakan agar Indonesia terus diberikan kedamaian, kesejukan serta dijauhkan dari orang-orang yang menyebar hoaks. Kita mesti jaga, syukurinikmat tersebut. Lihat negara lain, was-was dan punya rasa khawatir untuk beraktifitas, salah satu penyebabnya karena hoaks yang bertebaran. Untuk itu, seperti juga salah satu dari tujug program prioritas dari Kapolri yaitu pemantapan harkamtibnas, Polri senantiasa hadir untuk menghalau hoaks. Salah satunya dengan mengingatkan seperti ini,” ujar Gatot Eddy.

Dalam kesempatan yang sama, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf juga menegaskan agar para penyebar hoaks untuk menghentikan aksi mereka.

“Jangan buat bangsa ini takut karena berita-berita yang menakutkan. Apalagi berita-berita yang tidak benar,” kata Habib Syech.  (1st)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tak penuhi syarat program RUTHL, rumah Nuraini tak bisa diperbaiki

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG –  Nuraini (42) warga Kampung Jaletreng RT 03/03, Kelurahan Serpong, Kecamatan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com