Pemkot Tangsel siap laksanakan PSBB

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Pembatasan Sosial Berskala Besar  (PSBB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan. PSBB ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease atau Covid-19 di kota ini.

Menurut Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie pelaksanaan PSBB di Kota Tangsel nanti didasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan  (Kepmenkes) Republik Indonesia (RI) Nomor. HK.01.07/Menkes/249/2020, tertanggal, 12 April 2020.

“Kepmenkes tersebut mewajibkan pelaksanaan PSBB sesuai ketentuan peraturan perundang-udangan dan secara konsisten mendorong dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakaat,” kata Benyamin Davnie.

Benyamin pun menambahkan, bahwa PSBB yang dimaksud dalam diktum kedua Kepmenkes itu dilaksanakan selama masa inkubasi terpanjang dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran. 

“Tak hanya Kota Tangsel, Kepmenkes yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto pada hari Minggu kemarin, juga akan menjadi dasar hukum pelaksanaan PSBB di Kabupaten/Kota Tangerang, Provinsi Banten.”

“Dalam Kepmenkes tersebut, tertulis  bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten adalah Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),”  jelas Pak Ben sapaan akrab Benyamin Davnie mengutip diktum kesatu Kepmenkes PSBB yang baru diterimanya itu.

Apa saja yang disiapkan Pemkot Tangsel dalam melaksanakan PSBB nanti?

Kata Benyamin, langkah pertama yang disiapkan Pemkot Tangsel adalah, pertama menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) untuk mengatur aspek pelaksanaan PSBB di  Tangsel . Kedua, akan berkordinasi dengan pihak TNI dan Polri, khususnya dalam mendisiplinkan masyarakat.  

“Pertama, secepatnya kita akan terbitkan Perwal untuk mengatur aspek penerapan PSBB, kedua berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan TNI dan Polri didalam menegakkan anturan PSBB, khususnya untuk mendisiplinkan masyarakat,”  ungkap Benyamin  Minggu (12/4) lalu.

Waki Wali Kota Tangsel ini juga mengatakan rencana, aspek teknis yang nantinya diatur dalam Perwal pelaksanaan PSBB di Tangsel , adalah seperti aspek lalu lintas, jumlah penumpang di angkutan umum, dan lainnya.

“Semua aspek akan diatur seperti aspek lalulintas. Kententuan layanan angkutan umum,  angkot yang tadi 12 penumpang, hanya dibolehkan mengangkut  6 penumpang, dan sebagainya ,” ungkapnya.

Lalu, berapa lama waktu pelaksanaan PSBB di Tangsel  nanti ? Benyamin menegaskan bahwa, lamanya pelaksanaan PSBB di Tangsel  kurang lebih selama 14 hari, tetapi jika kondisi belum membaik maka akan diperpanjang lagi.

“Soal waktu pelaksanaan kurang lebih 14 hari, tetapi jika kondisi belum membaik, maka akan diperpanjang lagi,” pungkas Benyamin Davnie. (1st)

#TidakMudik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Airin psbb tangsel tahap v

Pelaksanaan PSBB di Tangsel kembali diperpanjang hingga 12 Juli 2020

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besara (PSBB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com