Tim Gugus Tugas RT Siaga edukasi warga Cisoka Indah Regency Tangerang saol Covid-19

Tangerang, SUARA TANGERANG  – Tak ingin warga di lingkungannya terpapar Coronavirus Disease atau Covid-19. Tim Gugus Tugas RT Siaga Perumahan Cisoka Indah Regensi, RT 03/ RW 06, Kecamatan Cisoka,  Kabupaten Tangerang berusaha memberikan pemahaman akan bahaya virus asal Wuhan, China tersebut dengan cara dor to dor.

Menurut Sumarno, salah seorang petugas Gugus Tugas RT Siaga di perumahan itu, pihaknya ingin agar warga betul-betul faham dan menyadari bahwa virus yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah ditetapkan sebagai pandemic global itu amat berbahaya dan dapat menimbulkan kematian bagi penderitanya.

“Upaya ini kami lakukan karena kami tidak ingin ada warga Perumahan Cisoka Indah Regensi yang tertular virus berbahaya tersebut,” kata Sumarno, Minggu (19/4) pagi.

Tambah Sumarno, agar tidak tertular masyarakat harus taat pada aturan atau protokoler penanganan Covid-19 yang telah di tetapkan pemerintah.

Lanjutnya, untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona warga harus disiplin menjaga kebersihan, dan kesehatan dengan makan makanan yang bergizi, jaga jarak, tetap di rumah saja, tidak keluar rumah bila tidak urusan penting atau mendesak, dan sejumlah protokoler lainnya yang telah ditentukan agar tigak tertular wabah penyakit virus corona.

Sumarno, pria yang akrab disapa Pak Marno ini pun menyampaikan bahwa, upaya edukatif yang dilakukan pihaknya dengan mengedepankan cara-cara persuasive dan prefentit ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa apa yang dilakukannya bersama Tim Gugus Tugas RT Siaga Perumahan Cisoka Indah Regensi ini sangat berpengaruh pada diri mereka sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara dari ancaman virus yang telah memakan korban jiwa lebih dari 2,5  juta orang di seluruh dunia dalam beberapa bulan terakhir ini.

“Edukasi secara persuasif yang kami lakukan di Perumahan Cisoka Indah Regensi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat kepada aturan pemerintah yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Cisoka,  Kabupaten Tangerang, “  jelas Pak Marno.

Selain itu, kata Pak Marno, pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang yang sudah dimulai sejak tanggal, 18 April 2020 lalu, suka atau tidak suka harus ditaati, ini merupakan ikhtiar terbaik dari pemerintah yang harus ditaati. “Tujuannya adalah agar kita semua terbebas dari cengkraman dan ancaman dari virus yang memataikan tersebut,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat harus biasakan hidup sehat dan bersih serta jangan lupa menggunakan masker pada saat keluar rumah, jika tidak ada kepentingan  sebaiknya masyarakat jangan keluar rumah. “Intinya apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah masyarakat harus patuhi demi kebaikan kita semua,” pungkas  Sumarno. (Arie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Airin psbb tangsel tahap v

Pelaksanaan PSBB di Tangsel kembali diperpanjang hingga 12 Juli 2020

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besara (PSBB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com