Polres Cilegon perketat pemeriksaan di check point Pelabuhan Merak

Cilegon, SUARA TANGERANG – Untuk memutus mata rantai Coronavirus Disease 2019  atau Covid-19, sekaligus menyikapi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya, Kepolisian Resort (Polres) Cilegon melakukan giat imbangan dengan melakukan pemeriksaan  di titik check point Pelabuhan Merak,  Sabtu (25/4)

Pemeriksaan di titik check point kali ini dipimpin langsung oleh Iptu Kartika Puji, Iptu Atep Mulyana dan Ipda Sabar Sijabat serta dilaksanakan oleh para personel Polres Cilegon dan jajarannya yang terlibat dalam kegiatan tersebut

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana kepada awak media menjelaskan pelaksanaan check point bertujuan untuk memantau pergerakan moda transportasi yang hilir mudik di wilayah hukum Polres Cilegon, di titik check point tersebut petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi hingga penumpang, untuk memastikan apakah sudah menerapkan aturan yang sesuai dengan pemberlakuan PSBB atau tidak, hal ini sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah penyakit virus corona.

“Pemeriksaan di lokasi check point kita mengedepankan cara preventif serta edukatif dalam giat imbangan pelaksanaan PSBB Tangerang Raya,” ungkap Yudhis.

Perlu diketahui, bahwa dari hasil pelaksanaan check point di Pelabuhan Merak, Kata Yudhis, tercatat 50 unit kendaraan bermotor yang diperiksa petugas, mendapat teguran simpatik sebanyak 20, karena itu petugas di check point pun terus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar dapat mematuhi himbauan pemerintah dan Maklumat Kapolri

Di lokasi berbeda Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan selain giat imbangan PSBB, dilaksanakannya check point di Pelabuhan Merak pada hari ini merupakan implementasi dari adanya instruksi Kakorlantas Polri yang menjelaskan bahwa terhitung Jumat (24/4) kemarin Pelabuhan Merak tidak melayani penyebrangan umum, diperkuat dengan adanya himbauan dari pemerintah terkait larangan mudik.

“Khusus Pelabuhan Merak tidak ada penyeberangan penumpang, mulai kendaraan pribadi, maupun kendaraan umum, orang perorang. Yang diizinkan hanya kendaraan yang mengangkut barang sembako,” ujar Edy Sumardi.

Atas dasar itu, lanjut Edy Sumardi pihak kepolisian khususnya Polda Banten bersama dengan stakeholder terkait akan memperketat pemeriksaan di lokasi pemeriksaan yang sudah di tentukan.

“Sebanyak 15 titik check point yang ada di wilayah hukum Polda Banten yang akan kami  perketat, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut di beri sandi Operasi Ketupat Kalimaya 2020 yang sudah di berlakukan mulai tanggal 24 April 2020 sampai dengan 31 Mei 2020” tutup Edy Sumardi. (1st)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Karwayan PT.Siam Cement Group (SCG ) Readymix Indonesia

Mangkir di tripartit, karyawan akan laporkan manajemen PT SCG Readymix Indonesia ke polisi

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Upaya puluhan karwayan PT.Siam Cement Group (SCG ) Readymix Indonesia Plant Serpong ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com