Menko Muhadjir & Wali Kota Airin

Menko Muhadjir apresiasi sistem data penerima bansos milik Pemkot Tangsel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Menteri Koordinator Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy mengapresiasi sistem data penerima bantuan yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan.

Hal tersebut disampaikan Menko PMK Muhadjir saat melakukan kunjungan ke Kota Tangsel untuk memantau langsung penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Presiden dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, di RT 4/1 Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Kamis (14/5).

Menurut Menko PMK, Kota Tangsel merupakan salah satu kota yang kooperatif dalam data dan penerima bantuan. Dimana, bantuan yang diberikan dikelompokkan berdasarkan penerima manfaat.

“Tangsel sudah bagus,” kata Menko PMK. Sambunya, keterangan bantuan serta kategori bantuan dikelompokkan terlebih dahulu, kemudian disalurkan kepada masyarakat yang namanya sudah terdaftar di Dinas Sosial (Dinsos).

“Hal ini ini patut diapresiasi karena bantuan yang diterima Pemkot Tangsel bukan hanya berasal dari pemerintah pusat saja, melainkan juga dari provinsi. Sehingga jelas, asal muasal bantuan yang didapatkan,” terang Muhadjir.

Selain itu, penyaluran yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel juga dinilai Muhadjir sudah baik. Dimana sesuai dengan protokol, pemberian bantuan diberikan pertahapan. Hal tersebut digunakan untuk mencegah terjadinya aktivitas yang melibatkan banyak orang.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah memberikan kuota bantuan sebanyak 70.000 KK. Untuk memenuhi kuota ini akan dilakukan penelusuran yang dilakukan oleh RT dan RW, untuk selanjutnya dicatatkan ke Kecamatan dan Dinas Sosial.

Airin kemudian menjelaskan bahwa pada intinya jumlah keseluruhan pengajuan terkait dengan warga yang mendapatkan bantuan sudah disetujui oleh kementerian, dan sekarang sedang dalam tahap distribusi. Dan, data yang dikirimkan ke kementrian terkait merupakan data terbaru yang sudah difevikasi oleh Dinsos Kota Tangsel pada Desember 2019.

“Dan setelah itu tetap kami berlakukan pendataan ulang dengan melibatkan RT dan RW. Untuk memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan dapat menerima bantuan ini,” kata dia.

Lanjut Airin, tetapi yang perlu diingat adalah, penerima bantuan ini berdasarkan satu nik satu kartu keluarga (KK) . “Jadi kalau ditemukan dua Nik dalam satu KK. Maka harus dievaluasi. Seperti itu,” beber Airin.

“Evaluasi akan terus dilakukan bersamaan dengan distribusi bantuan ini. Supaya kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” jelas Airin.

Sementara itu, Miyati salah seorang penerima bantuan sembako dari Presiden mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepadanya. “Ini bantuan pertama saya di masa pandemik corona,”ungkapnya. (1ST/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

PSBB Tangsel kembali diperpanjang hingga akhir Oktober

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG –  Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menyampaikan bahwa ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com