Belum siap masuk new normal, PSBB di Tangerang Raya diperpanjang

Serang, SUARA TANGERANG – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PBB) di wilayah Tangerang Raya kembali diperpanjang. PSBB tahap ketiga ini menjadi satu tahapan persiapan untuk masuk pada fase new normal sebagaimana direncanakan oleh Pemerintah Pusat.

Menurut Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), PSBB kali ini dimaksudkan untuk membiasakan masyarakat agar disiplin menjalani protokol kesehatan sebelum masuk pada suatu budaya baru yang dikenal dengan istilah new normal.

“PSBB dimaksudkan membiasakan masyarakat untuk sadar, sehingga menjadi suatu budaya. Tatanan baru atau new normal itu memang harus melalui institusionalisasi dan internalisasi. Ini merupakan bagian dari perubahan sosial dan budaya,” kata Wahidin, Sabtu (30/5).

Pelaksanaan PSBB tahap ketiga ini diambil dalam rapat evalusi yang dilakukan jelang berakhirnya masa PSBB tahap sebelumnya, dan menjadi bagian dari langkah Gubernur Banten dan para Wali Kota/Bupati di wilayah Tangerang Raya untuk memutus mata rantai penyebaaran COVID-19 di Banten.

Saat ini kasus COVID-19 di Provinsi Banten termasuk sudah melandai. Provinsi Banten saat ini berada di posisi tujuh besar. Sudah keluar dari posisi 4 zona merah sebagai provinsi epicentrum.

“Kesembuhan cukup tinggi, sudah bagus. Yang meninggal sudah turun. Tapi pasien dalam pangawasan ada kenaikan. Kasus terkonfirmasi positif mengalami penurunan, namun belum signifikan. Secara persentase sudah mengalami kemajuan yang cukup berarti,” ujar WH, sapaan akrab Wahidin Halim.

Pada PSBB tahap ketiga, beberapa area akan mulai dapat diberlakukan kembali ibadah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sementara untuk sekolahan tetap belajar di rumah masih akan diperpanjang hingga 15 Juni 2020, serta terkahir akan mulai diberlakuan secara ketat berbagai protokol kesehatan di tempat-tempat keramaian yang secara bertahap sesuai fasenya new normal akan mulai beroperasi.

“Jadi PSBB tahap ketiga ini merupakan tahap awal sebelum pemberlakuan new normal. Namun dengan berbagai evaluasi yang  terus dilakukan dengan daerah Tangerang Raya,” pungksas Gubernur WH.

Untuk diketahui, kategori zona merah grafiknya menurun, dan tetap dapat mengamankan wilayah barat Baten yang selama ini dalam kategori zona kuning. Itu sebabnya dalam penerapannya saat ini diperlukan kesesuaian waktu dengan daerah lain di luar Banten. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemprov Banten akan terapkan wajib masker bagi masyarakat

Kota Serang, SUARA TANGERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com