Kasus OR, perkosaan atau persetubuhan? Komnas PA: Ini termasuk kejahatan luar biasa

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Hingga kini kasus meninggalnya OR, gadis remaja (16) warga Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih menjadi teka teki. Dari informasi yang berkembang, OR meninggal lantaran dicekoki pil excimer dan diperkosa, namun oleh pihak Kepolisian kasus ini digolongkan sebagai kasus persetubuhan.

Keterangan pihak Kepolisian ini, mengklarifikasi keterangan sebelumnya yang menyebut korban OR sempat meminta pil excimer dan sejumlah uang kepada para tersangka.

“Kasus ini tetap dikaategorikan sebagai kasus persetubuhan, selanjutnya tergantung hakim, yang akan memutuskannya. Saat melakukan penangkapan terhadap empat pelaku, mereka mengaku bahwa telah memberikan uang, namun setelah penangkapan dilakukan terhadap seorang pelaku lainnya, si pelaku mengaku mereka tidak memberikan uang,” kata Kapolsek Pagedangan, AKP Efri, Senin (22/6).

Sementara itu, Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) yang mulai melakukan penelusuran kasus OR ini, menyebutkan bahwa kasus ini termasuk kejahatan luar biasa. Pernyataan tersebut disampaikan perwakilan Komnas PA, Dhanang Sasongko usai bertandang ke Mapolsek Pagedangan untuk melakukan penelusuran kasus.

Dhanang juga mengungkapkan, bahwa penelsuran ini merupakan upaya Komnas PA untuk mencari fakta dibalik peristiwa yang telah menyita perhatian publik ini, penulusuran dilakukan dengan mengunjungi keluarga korban OR, dan mendatangi Polsek Pagedangan untuk menemui para pelaku.

“Jadi kunjungan hari ini dalam rangka untuk mencari informasi untuk penguatan dalam mengungkap fakta dibalik kasus yang sedang ditangani pihak Kepolisian Sektor Pagedangan. Kami akan membantu pihak kepolisian untuk menindak lanjuti kasus ini hingga sampai ke persidangan di meja hijau nanti, kita akan dukung,” tegas Dhanang.

Dhanang pun mengapresia kesigapan Polsek Pagedangan dalam mengungkap kasus OR ini, teterutama kepada Kapolsek, Kanit Reskrim dan jajaran lainnya.

Terkait kasus yang penuh teka teki ini, diperoleh keterangan dari suster E, suster yang bertugas di Rumah Sakit Dharma Graha, tempat di mana OR dirawat akibat depresi berat dan akhirnya meninggal dunia, mengatakan saat dirawat, OR banyak menceritakan kepada suster E mengenai apa yang terajdi pada dirinya. Kepada suster E, OR mengaku ia diperkosa oleh 8 orang.

“Awalnya dia masih banyak cerita karena masih jelas ngomongnya, yang diceritakannya, dia diperkosa. Pastinya, ngga tahu kapan dan di mana? Cuma dia bilang ada 8 orang termasuk pacarnya. Kita sebenarnya enggak sedalam itu ya, tapi cuma waktu ganti pempers aja pak, saya melihat warna kemaluannya kemerahan seperti iritasi gitu, dan baunya udah enggak wajar, tapi enggak ada pemeriksaan mendalam karena bukan kapasitas kami, karena kami fokus ke mentalnya aja,” tutur suster E kepada tim media beberapa waktu lalu. (1st/*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kunjungi rumah OR, Nurazizah beri pesan khusus untuk polisi

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Putri Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, Siti Nusazizah, Minggu (21/0 ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com