Di official website-nya, Siti Nur Azizah masih mengaku sebagai ASN Kemenag RI

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  –  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Desember 2020 mendatang merupakan Pilkada yang menarik dan menjadi sorotan berbagai kalangan termasuk soratan media massa. Pasalnya, kontestasi politik yang bakal digelar dengan menggunakan protokol kesehatan COVID-19 ini, akan melibatkan anak Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, keponakan Ketum Gerindara, Prabowo Subianto dan anak Bupati Serang, Pilar Saga Ichsan.

Hal lain yang juga menari dari Pilkada Tangsel adalah, dari beberapa nama bakal calon juga akan ikut berkontestasi pada Pilkada nanti adalah calon yang berlatar belakang ASN, termasuk Siti Nur Azizah, dan Muhamad, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel saat ini.

Siti Nur Azizah sudah mundur dari ASN di Kementerian Agama RI, sementara Muhamad hingga sekaran masih menyandang status ASN sebagai Sekda (aktif) Kota Tangsel.

Namun dari penelusuran lewat google search, terhadap official  website Dr. Hj. Siti Nur Azizah Ma’ruf, SH. , Mhum.com  yang diduga website resmi untuk memberikan informasi ke masyarakat tentang profil, misi, visi dan segala kegiatan SNA di Tangsel jelang Pilkada Tangsel. dengan motto  “Tangsel Lebih Maju” PERMATA TANGSEL singkatan dari Pemerataan Kemajuan dan Kesejahteraan, dengan foto Siti Nu Azizah, ada yang membuat bingung pengunjung atau pembaca karena di deskripsi profil masih tertulis Siti Nur Azizah sebagai ASN di Kemenag RI.

Profil

“Dr. H. Siti Nur Azizah Ma’ruf, S.H., M.Hum lahir di Jakarta pada 5 September 1972. Putri keempat pasangan KH Ma’ruf Amin dan (Alm). Hj. Siti Churiyyah ini adalah doktor di bidang hukum. Saat ini beliau menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik di Kementerian Agama.”

Lantaran dari pemberitaan sebelumnya dengan jelas Siti Nur Azizah mengatakankan dirinya mundur dari ASN dan dirinya pun sudah menyampaikan pengunduran dirinya ke Bawaslu Tangsel.

“Saya sudah mengundurkan diri, dan resmi surat dari Menteri Agama sudah keluar. Iya sekarang sudah non ASN,” ujar Azizah selepas menemui komunitas ojek online di Jombang, Ciputat, Tangsel, Selasa, pada 28 Januari 2020 lalu. Seperti dikutip dari TribunJakarta.com.

Menanggapi hal ini, pengamat politik dan kebijakan publik Adib Miftahul mengatakan,  karena pertarungan di Pilkada Tangsel diprediksi berjalan sengit tentunya membutuhkan kehati-hatian. Sekecil apapun kesalahan tidak boleh dilakukan. Makanya misalnya terkait bakal calon wali kota (bacawalkot) Siti Nur Azizah atau SNA yang mengaku sudah mundur dari ASN Januari 2020 lalu, tetapi ternyata di profil pribadi Permata Tangsel masih tertera statusnya ASN.

“Ini, walaupun kecil juga bisa jadi batu sandungan nanti. Publik akan mempertanyakan, nih yang bener yang mana.  Hal ini harus clear,” ujar Adib ketika berkunjung ke Sekber PWI dan SMSI Tangsel, Sabtu (27/6).

Lanjut Adib, dalam politik sudah jamak bahwa kapitalisasi untuk dijadikan sebuah isu atau serangan atau campaign politik, berasal atau melihat sisi-sisi kelemahan dari pasangan yang lain.

“Nah nantinya ini bisa dijadikan serangan balik dari lawan-lawan politiknya makanya memang hal hal sekecil apapun tidak boleh ada kesalahan,” papar Adib yang juga Dosen di UNIS Tangerang.

Untuk itu Adib menyarankan hal kecil kesalahan seperti ini kalau tidak dijelaskan nanti menimbulkan aware publik terhadap SNA menjadi kurang. SNA akan dilabeli mencla-mencle, apalagi SNA  diplot sebagai orang yang dekat dengan kekuasaan karena beliau adalah anaknya Wakil Presiden ini harus segera diselesaikan, pungkasnya. (1st/Cho)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Deklarasi dukungan, Bang Japar Tangsel siap menangkan Benyamin-Pilar

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG –  Jawara dan Pengacara Komando Wilayah Tangerang Selatan atau Bang Japar ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com