Zaki Mubarak

Tak penuhi janji sumbangkan gaji untuk penanganan COVID-19? Pengamat: Fraksi PDIP Tangsel lakukan pembohongan publi.

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Ungkapan bahwa janji politikus itu seperti asap yang tidak bisa dipegang, itu ada benarnya. Hal inilah yang terjadi dengan 8 anggota Fraksi Partai Demkorasi Indonesi Perjuangan (PDI-P) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ), yang berjanji akan menyumbangkan gaji mereka  untuk penanganan COVID-19.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kota Tangsel, Putri Ayu Anisya pada Rabu, 4 April 2020 lalu, sebagaimana diberitakan salah satu media online di Tangsel mengatakan, bahw keputusan menyumbangkan gaji kedelapan anggota F-PDI Perjuangan Kota Tangsel itu merupakan salah satu solusi atas kondisi yang tengah dihadapi oleh masyarakat saat ini.

Namun, berdasarkan data dari bagian Sekretariat DPRD Kota Tangsel, yang enggan namanya disebutkan tersebut, menginformasikan bahwa hingga saat ini kedelapan anggota F-PDI Perjuangan itu masih menerima gaji mereka sebagai anggota Dewan.

“Tiap bulan, kedelapan anggota Fraksi PDI Perjuagnan masih terima gaji mereka kok ,” kata sumber terpercaya tersebut, Senin (6/7).

Sementara itu, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Zaki Mubarak mengatakan bahwa jika informasi dari sumber terpercaya itu benar adanya, maka dirinya menyesalkan sikap kedelapan anggaota F-PDI Perjuagan DPRD Kota Tangsel yang masih menerima gaji full mereka selama beberapa bulan terakhir ini.

“Saya sangat menyesalkan pernyataan bahwa anggota Fraksi PDI Perjuangan tidak akan menerima gaji selama 1 tahun tapi kenyataannya mereka masih menerima gaji. Ini bisa dikatagorikan sebagai pembohongan publik,” tandasnya.

Zaki pun menyarankan kepada media untuk cross-check dana itu didistribusikan ke mana dan untuk apa saja, jika memang benar mereka tidak bersedia terima gaji.

“Tetapi problemnya penggajian itu kan secara otomatis lewat transfer, masuk ke rekening masing-masing. Apakah uang itu lalu diserahkan kembali ke negara atau gimana perlu diperjelas? Kalo dijalankan bagaimana bentuk dan teknisnya. Kalo mereka mengingkari itu artinya mereka telah melakukan pembohongan publik,”tegasnya.

Selanjutnya, untuk memastikan apakah benar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangsel memang benar tidak menerima gajinya sesuai janjinya yang disampaiakan beberapa waktu lalu oleh Ketua Fraksi PDI Perjuganan, Putri Ayu, rekan-rekan media pun sengaja menghubungi Putri Ayu lewat WhatsAppnya. Namun, ia enggan memberikan statment terkait gaji yang katanya tidak akan diambil selama 1 tahun itu. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Besok Rabu dan Kamis, KSPN akan aksi tolak RUU Omnibus Law

Jakarta, SUARA TANGERANG – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) baru akan melakukan aksi dan unjuk rasa ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com