BREAKING NEWS

Pelaksanaan PSBB di Tangerang raya diperpanjang dengan beberapa kelonggaran

Serang, SUARA TANGERANG – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) mutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskla Besar (PSBB) di wilayah Tangerang raya, yaitu di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Menurut WH, sesuai hasil evaluasi pelaksanaan PSBB di ketiga wilayah yang berdekatan langsung dengan DKI Jakarta ini akan diperpanjang hingga tanggal, 26 Juli 2020.

“Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan PSBB di Tangerang raya, maka dipustuskan PSBB di ketiga wilayah ini kembali diperpanjang hingga 14 hari ke depan,” kata WH, Minggu (12/7) keramarin.

Meski ada perpanjangan pelaksanaan PSBB, sambung WH, tetapi ada kelonggaran yang diberlakukan terhadap beberapa kegiatan tertentu yang berisiko rendah akan terjadinya penularan dan penyebaran COVID-19. Sementara untuk kegiatan yang berisiko sedang, agak tinggi, dan tinggi tetap akan dibatasi.

Oleh karena itu, di masa pelaksanaan PSBB yang diperpanjang ini, Gubernur WH meminta kepada masyarakat untuk beradaptasi dengan aturan protokol kesehatan COVID-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

“Bisa jadi ada konflik bagi diri dan atau sebagian masyarakat. Namun, lama kelamaan karena adanya kesadaran akan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi pandemi, maka pada akhirnya akan terjadi kompromi dengan kebiasaan-kebiasaan dan nilai-nilai baru. Dan, hal itu, memerlukan sebuah proses dan waktu tersendiri,”

“Kita membutuhkan waktu sampai terjadi internalisasi diri. Kalau sudah menyatu, dan sudah jadi terinstitusionalisasi, insha Allah, tanpa sosialisasi lagi kita sudah akan terbiasa dan merasakan pentingnya, dan manfaat dari suatu tatanan kehidupan baru,” jelasnya.

Gubernur WH pun mengaku, ketika ditanya beberapa kalangan soal resep Provinsi Banten mencapai zona kuning, dari sebelumnya sebagai zona merah dan epicentrum COVID-19. Ia mengatakan bahwa resep yang paling ampuh adalah soliditas di antara semua unsur yang ada di Provinsi Banten.

“Inilah yang membuat saya merasa bangga dan bahagia. Ketika Bupati, Wali Kota, Polri, TNI dan seluruh unsur lapisan masyarakat solid. Dan ternyata, masyarakat dengan kesadarannya ikut menciptakan budaya baru tanpa diperintah lagi,” ungkapnya.

Masih menurut WH, berbagai indikator akan diuji lagi dan harus mendapatkan jaminan. Panduan pendekatan dengan format atau model yang bisa menurunkan kuning menjadi hijau perlu pertimbangan dari semua pihak. (1st/*)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tine Al Muktabar imbau DWP se-Banten aktif edukasi masyarakat soal wajib masker

Serang, SUARA TANGERANG – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten, Tine Al Muktabar mengimbau ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com