Muhamad - Saraswati

Pilwalkot Tangsel, Muhamad – Saraswati dan riak kecil internal partai pengusung

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Suhu politik jelang Pilwalkot Tangsel 2020 mulai memanas. Beberapa partai politik mulai menyatakan dukungannya kepada pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota yang akan mereka usung.

Teranyar, adalah dukungan partai Gerindra dan PDI Perjuangan terhadap paslon Muhamad – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Beberapa hari sebelumnya, juga terendus lewat media sosial dan media massa bahwa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Demokrat pun telah memberikan dukungannya kepada pasangan calon Siti Nur Azizah – Ruhamaben.

Jauh-jauh hari sebelumnya, Golkar juga telah memberikan dukungan penuh kepada Benyamin Davnie – Ichsan Pilar Saga tanpa diawali riak – riak kecil sedikit pun di internal partai sebagaimana yang terjadi pada PDIP dan Gerindra.

Menurut Agus Suprianto, dari Jaringan Rakyat Demokratik (JaReD), tak seperti dua pasangan calon lainnya, yaitu Benyamin – Pilar dan Azizah – Ruhamaben, pasangan calon Muhamad – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo adalah pansangan calon yang tak sepenuhnya mendapat dukungan yang bulat dari internal partai pendukung atau pengusung keduanya.

“PDI Perjuangan misalnya, kader akar rumputnya, menghendaki agar kader internal partai pimpinan Megawati Soekarno Putri ini lebih mengutamakan kadernya yaitu Hery Gagarin dan Drajat  Sumarso sebagai kanditat yang layak direkomendasikan sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota yang dapat disandingkan dengan calon lainnya baik dari internal maupun eksternal partai,” kata Agus, Rabu (22/7).

Tapi apa mau dinyana, sambung Agus, desakan kader akar rumput partai “Banten Moncong Putih” ini tak sedikitpun bisa merubah keputusan DPP partainya. Elit partai wong cilik ini, lebih memilih merekomendasikan Muhamad – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang lebih pantas untuk maju dalam kontestasi Pilwalkot Tansgel 2020, pada 9 Desember mendatang.

“Riak-riak kecilnya ini, juga terjadi pada partai Gerindra Tangsel, kadernya Biem Benyamin yang telah digadang-gadang untuk ikut dalam kontestasi Pilwalkot 2020 harus menguburkan impiannya, karena DPP partai belambang kepala burung garuda ini, lebih memilih Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang merupakan keponakan Prabowo Subianto sebagai calon wakil wali kota untuk mendampingi Muhamad, Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel defenitif,  yang sampai saat ini belum juga mengundurkan diri dari jabatannya,” urai Agus.

Ketua presidium JaReD ini pun memprediksi, jika riak-riak kecil pencalonan Muhamad – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ini tak cepat-cepat dibereskan, maka ke depan, akan memengaruhi elektabilitas kedua paslon yang dikukung PDIP – Gerindra Tangsel ini.

“Pada level elite partai seolah tidak ada apa-apa, tapi pada level akar rumput, itu sesungguhnya rapuh, karena penolakan pencalonan Muhamad sebagai calon wali kota Tangsel dari unrus non-kader internal partai jelas masih belum clear,” pungkas Agus. (1st)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Rampungkan berkas pencalonan, Benyamin-Pilar Saga siap fight di Pilkada Tangsel

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Bakal calon wakil wali kota Tangsel Pilar Saga Ichsan hari ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com