Viral di medsos, pelaku pemerkosaan di Tangsel awalnya berniat mencuri

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menangkap terduga pelaku pemerkosaan yang viral di media sosial berinisial RI (19 tahun), Minggu lalu (9/8). Kejadian tersebut viral setelah korban berinisial AF menceritakan kronologinya di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono mengatakan, kejadiannya sekitar satu tahun yang lalu yakni pada tanggal 13 Agustus 2019. Pelaku masuk ke rumah korban dengan niat awal melakukan pencurian.

“Satu hari sebelumnya pada tanggal 12 Agustus 2019 pelaku sudah melihat rumah korban dengan tujuan mengambil AC,” kata Muharram kepada wartawan di Mapolres Tangsel, Jalan promoter BSD, Serpong, Tangsel, Senin (10/8).

Muharram menjelaskan, sekitar pukul 08.00 13 Agustus 2019 saat keadaan sepi pelaku masuk ke dalam rumah bertemu dengan korban.

“Yang tadinya mau melakukan pencurian, ketika melihat korban pada saat itu juga pelaku melakukan kejahatan seksual,” kata Muharram.

Setelah melakukan kejahatan seksual, pelaku melarikan diri mengambil handphone korban, lalu membuangnya ketika banyak panggilan dan notifikasi yang masuk. Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tangsel.

“Saat itu korban dan saksi sudah dimintai keterangan. Namun, korban dan saksi tidak ada yang mengenal identitas pelaku. Kami memang memiliki CCTV, tetapi kita harus memastikan apakah identitas tersebut yang kita duga selama ini,” kata Muharram.

Proses penyidikan ini kurang lebih satu tahun berlalu, akhirnya beberapa waktu yang lalu pelaku mengirimkan pesan ke media sosial korban.

“Dengan adanya pesan ini kami menemukan titik terang, dibantu ciber Bareskrim Mabes Polri kami bisa mendapatkan data akun tersebut. Ternyata data ini sinkron dengan identitas pelaku yang selama ini kami cari, ” Ujar Muharram.

Pelaku dijerat dengan pasal 285 dan pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara diatas 10 tahun.

“Sangat memungkinkan pelaku juga dikenakan UU ITE karena adanya ancaman di media sosial, tapi kita sedang mengumpulkan fakta apakah pasal yang ada di UU ITE bisa diterapkan atau tidak, ” ujar Muharram. (YCR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kantongi 45.000 US dolar, pelaku pembobol brankas di Apartemen Amarta Puri dibekuk polisi

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Dua pelaku pembobol brankas di Apartemen Amarta Puri, Lipo Karawaci, ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com