Debat kandidat Pilkada Tangsel: Semoga masyarakat tak salah pilih

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Kajian Politik Nasional  (KPN) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bekerjasama menyelenggarakan debat kandidat kepala daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), tujuannya agar masyarakat dapat mengetahui program unggulan para kandidat dengan lebih jelas.

Menuru Direktur Kajian dan Riset KPN, Tamil Selvan yang menjadi salah satu panelis dalam debat tersebut, berdasarkan hasil pemantauan timnya, ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang sosok calon yang berkompetisi apalagi program yang ditawarkan.

“Ini bukan lomba cerdas-cermat sehingga ada yang menang dan kalah. Acara ini inisiatif kami (KPN) bersama SMSI agar masyarakat Tangsel lebih paham program masing-masing paslon. Sebab hasil pemantauan kami di lapangan, masih ada yang tidak tahu bahwa akan ada Pilkada di Tangsel ini,” ujar Tamil usai acara debat di Kantor SMSI, Kamis (12/11).

Pengamat Politik dari KPN ini mengatakan bahwa ada program-program unggulan dari para paslon yang masih membingungkan masyarakat, bahkan ada paslon yang memiliki program yang sama. Sehingga menurutnya, perlu pendalaman agar masyarakat tahu bahwa ada perbedaan antar program paslon satu dengan lainnya sehingga masyarakat dapat lebih yakin dalam memberikan suaranya.

“Ada program yang sama, dan banyak yang bikin bingung, bahkan memunculkan kecurigaan di masyarakat. Seperti program paslon 1 dan 2, yang sama-sama memberikan dana dan intensif untuk RW dan RT. Nah kalau ada dana pembangunan langsung begini Musrembang kan jadi kacau, Bappeda juga binggung. Lalu paslon 3 ingin membangun gedung UMKM di areal kantor pemkot, lokasi yang jauh dari market dan pelaku UMKM, nah kan jadi bingung lagi. Ini yang perlu dijelaskan sejelas-jelasnya ke masyarakat,” jelas Kang Tamil.

Di kesempatan yang sama Direktur Eksekutif KPN Miftahul Adib yang bertindak sebagai moderator debat mengatakan bahwa persentase masyarakat rasional dan irasional di Kota Tangerang Selatan memiliki besaran yang sama, sehingga perlu dilakukan strategi yang tepat agar informasi tentang para paslon dapat diketahui dengan baik.

“Kalau untuk masyarakat irasional, para paslon sudah jago lah, setiap hari timnya turun ke lapangan. Tapi untuk pemilih rasional, perlu diadakan debat seperti ini agar mereka dapat mengerti dengan jelas program masing-masing paslon, dan akhirnya memutuskan untuk menyalurkan hak suaranya 9 Desember nanti,” tutur Adib.

“Yah, semoga angka golput bisa ditekan, dan Tangsel dapat pemimpin yang tepat,” pungkas Adib. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pengamat: Timses tersangkut kasus hukum, elektabilitas Muhamad – Saras bisa merosot

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Darmo Bandoro, mantan Plt Lurah Bakti Jaya, yang juga merupaka ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com