BREAKING NEWS

Blusukan temui warga di 15 titik perhari, Ben-Pilar rela pulang larut malam

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Hari pencoblosan Pilkada Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tinggal menghitung hari. Memanfaatkan waktu yang semakin dekat ini, Benyamin Davnie – Pilar Saga Ichsan rela pulang larut malam demi bertemu langsung dengan warga Tangsel.

Menurut pasangan calon (paslon) nomor urut 3, yang diusung koalisi partai Golkar, PPP, PBB dan Gelora ini, dalam sehari keduanya bisa menyambangi 15 titik atau lokasi blusukan di Tangsel.

Imbasnya, untuk menyambangi 15 titik tersebut, Ben – Pilar tak jaranga harus pulang ke rumah hingga larut malam, sekitar pukul 24.00 Wib.

“Kami terus turun ke masyarakat memenuhi undangan-undangan dari masyarakat untuk hadir dan kampanye terbatas. Umumnya, kelompok masyarakat yang hadir tidak lebih dari 50 orang, karena harus menyesuaikan dengan aturan protokol kesehatan yang ada,” kata Bang Ben, sapaan akrab Benyamin Davnie, Rabu (2/12).

Pria yang telah makan asam garam di dunia pemerintahan daerah ini, pun membeberkan, bahwa kampanye terbatas yang dilakukan kedua pasangan ini, harus selalu dilaporkan ke pihak-pihak terkait, termasuk ke Polres Tangsel.

“Kami juga tembuskan laporan itu ke KPU dan Bawaslu. Jadi kami di situ berkampanye, saya di kecamatan mana, Bang Pilar di kecamatan yang lain, selalu kami begitu. Dan tujuh kecamatan akan kami selesaikan mudah-mudahan dalam waktu yang sampai batas kampanye,” lanjutnya.

Benyamin yang hampir 10 tahun mendampingi Wali Kota Airin Rachmi Diany sebagai Wakil Wali Kota Tangsel ini blusukan yang dilakukan dirinya dan Pilar Saga Ichsan akan diselesaikan hingga batas waktu kampanye yang telah ditentukan KPU.

Sementara itu, Pilar Saga Ichsan atau akrab disapa Bang Pilar mengaku dirinya kerap berbagi lokasi blusukan dengan pasangannya itu. Meski terhitung sebagai sosok calon milenial, Pilar mengaku kerap mendatangi warga yang yang berstatus lanjut usia (lansia).

“Kadang Pak Ben bertemu dengan anak muda, saya kadang dengan para orangtua, sebenarnya sama saja. Kalau bagi tugas sih tidak terlalu mengarah, karena pada kenyataannya Pak Ben bisa diterima oleh masyarakat milenial. Saya pun bisa diterima oleh para orang tua,” jelasnya.

Pilar menjelaskan tidak adanya pembagian tak tertentu saat meyambangi wilayah warga dikarenakan kedua calon yang kerap diterima oleh setiap kalangan usia.

Kendati jarang melangsungkan kegiatan blusukan secara bersama-sama, Pilar mengaku mereka selalu menyampaikan program yang sama kepada masyarakat Kota Tangsel.

“Jadi sebenarnya gagasan kami ini sebenarnya satu, jadi Pak ben bisa menceritakan gagasan tentang milenial, saya pun bisa menceritakan gagasan lainnya tentang pembangunan. Jadi kami karena sudah kompak dan membawa gagasan yang sama kepada masyarakat, saya rasa kami bisa diterima oleh berbagai macam kalangan, elemen, organisasi dan sebagainya,” pungkasnya. (1st/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Lantik Bupati Serang dan Wali Kota Cilegon, Gubernur Banten tekankan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi

Kota Serang, SUARA TANGERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim menekankan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com