Indonesia terima pengiriman pertama 1,1 juta dosis vaksin Covid-19 melalui COVAX

Jakarta, SUARA TANGERANG – Indonesia menerima 1,113,600 dosis vaksin AstraZeneca hari ini sebagai pengiriman pertama dari 11.704.800 dosis yang dialokasikan ke Indonesia di bawah Fasilitas COVAX hingga Mei.

Dosis vaksin COVID-19 yang dikirim dari hub AstraZeneca di Amsterdam tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta malam ini. Alokasi dosis selanjutnya ke Indonesia melalui COVAX diharapkan akan diumumkan dalam beberapa minggu mendatang untuk paruh kedua tahun ini.

Menteri Kesehatan dan Menteri Luar Negeri hadir untuk menerima kiriman tersebut, bersama dengan mitra COVAX. COVAX dipimpin bersama oleh Gavi, Aliansi Vaksin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI), dengan UNICEF sebagai mitra pelaksana utama.

Dosis yang diterima hari ini melalui COVAX ditujukan untuk melindungi kelompok prioritas di negara ini, dan distribusi akan dilakukan sesuai dengan kriteria prioritas yang diuraikan dalam Rencana Vaksinasi Nasional Indonesia.

“Kedatangan vaksin yang dialokasikan oleh COVAX Facility menunjukkan solidaritas global dan memantik kembali harapan untuk mengakhiri pandemi. Kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai peluncuran vaksinasi yang aman dan lancar di seluruh Indonesia. Sekarang adalah waktunya untuk pemerataan kesehatan. Kami perlu memastikan bahwa vaksin ini menjangkau semua orang yang membutuhkan dan tidak ada yang tertinggal,” kata Perwakilan WHO Dr N. Paranietharan, Senin (8/3).

Pengiriman hari ini adalah langkah bersejarah dalam operasi pengadaan dan pasokan vaksin global terbesar dalam sejarah. Ambisi keseluruhan COVAX pada akhir tahun 2021 adalah untuk mendapatkan dan memasok 2 miliar vaksin ke semua negara yang berpartisipasi dalam Fasilitas COVAX.

Fasilitas COVAX bertujuan untuk mengamankan vaksin yang cukup untuk 20 persen populasi di setiap negara yang berpartisipasi, untuk membantu mengurangi tingkat kematian, melindungi sistem kesehatan dan melanjutkan layanan penting. Negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah yang telah mendaftar di Komitmen Pasar Lanjutan (Advanced Market Commitment/AMC)   Fasilitas COVAX tidak membayar untuk 20 persen dari dosis yang mereka terima.

“Pengiriman vaksin ini merupakan langkah penting untuk mengakhiri pandemi COVID-19,” kata Perwakilan UNICEF Debora Comini. “Dengan setiap putaran vaksinasi, kembali ke keadaan normal menjadi kenyataan yang lebih kuat. Dengan setiap dosis vaksin, lebih banyak orang terlindungi. Dengan setiap guru divaksinasi, lebih banyak anak yang berpotensi untuk kembali ke sekolah.”

Selama beberapa bulan, mitra COVAX telah mendukung pemerintah dan mitra di seluruh dunia dalam upaya kesiapan untuk mempersiapkan momen ini. Di Indonesia, UNICEF, WHO dan mitra lainnya telah memberikan bantuan teknis untuk memperkuat rantai pasokan dan dingin Indonesia sehingga negara memiliki infrastruktur yang memadai untuk mengangkut dan menyimpan vaksin untuk pengiriman. Mereka juga telah membangun kapasitas petugas kesehatan dan bekerja dengan masyarakat dalam menangani informasi yang salah dan meningkatkan penerimaan vaksin yang aman.

“Pengiriman hari ini menandai tonggak penting bagi Indonesia, tidak hanya dalam upaya melawan COVID-19, tetapi dalam upaya yang lebih luas untuk memulihkan kesehatan negara dengan membantu imunisasi rutin terhadap penyakit mematikan lainnya – area di mana negara telah membuat banyak kemajuan dalam beberapa tahun terakhir – kembali ke jalurnya, ” kata Sam Muller, Kepala Keterlibatan Negara di Gavi, Aliansi Vaksin.

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan,menyambut baik datangnya dosis COVAX AMC. Quinlan mengatakan: “Tidak ada prioritas yang lebih tinggi bagi kawasan kita selain akses ke vaksin Covid-19 yang aman dan efektif, yang akan membantu Indonesia dan wilayah kawasannya kembali membuka diri dan pulih.”

Senada, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, juga menyampaikan bahwa, hari ini masyarakat Indonesia menerima kuota pertama sekitar 1 juta dosis vaksin melalui Fasilitas COVAX untuk memenuhi kebutuhan yang paling mendesak. Lebih banyak vaksin di bawah skema COVAX akan tiba sepanjang tahun 2021 dan akan mendukung Indonesia dalam memerangi Covid 19. Tim Eropa – yang terdiri dari Uni Eropa, Negara Anggotanya dan lembaga keuangannya – bangga menjadi kontributor utama Fasilitas COVAX yang hingga saat ini sebesar € 2,2 miliar (Rp 38 triliun). COVAX adalah kisah sukses bekerja sama untuk memecahkan tantangan global terbesar yang kita hadapi,” kata Vincent. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

CEO Tamasia sebut pengusaan bahasa asing mutlak hukumnya dalam dunia kerja

Jakarta, SUARA TANGERANG – Penguasaan bahasa asing, menurut CEO Tamasia, Muhammad Asaad, saat ini begitu ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com