BREAKING NEWS

Tuntut keadilan vaksinasi, Aktivis LH di Kota Tangerang mengadu ke Ombudsman RI

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Aktivis Lingkungan Hidup (LH) sekaligu relawan pencegahan Covid-19 Kota Tangerang, Ade Yunus menuntut haknya untuk mendapatkan jatah vaksinasi Covid-19.

Menurut Ade Yunus,  bahwa dalam rangka penanggulangan pandemi Covid -19 pemerintah tidak hanya melakukan pencegahan penularan virus corona disease 2019 dari sisi penerapan protokol kesehatan, tetapi juga melalui intervensi dengan vaksinasi sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian virus asal Wuhan – China tersebut.  Untuk itu, upaya ini harus dapat dirasakan oleh masyarakat pada umumnya, termasuk dirinya sebagai relawan pencegahan Covid-19 di Kota Tangerang.

Karenanya, atas dasar keadilan, maka Ade Yunus menuntut haknya untuk mendapatkan jatah vaksinasi.

“Kota Tangerang telah menerima sejumlah 34.044 vaksin atau 179.494 dosis, hingga 28 Maret 2021 telah digunakkan 104.039 dosis, dimana 28% digunakan kepada pelayan publik, 16% kepada lansia, 14%  kepada tenaga kesehatan (nakes),  dan masih ada dosis yang tersisa yaitu 75.455 dosis atau 7.545 vial vaksin.  Tetapi, sampai sekarang saya belum juga divaksin,” ujar Ade saat dihubungi via WhatsApp. Rabu  (31/3).

Sementara terkait alasan kenapa Kang Aye – sapaan akrab Ade Yunus – mengadukan keluhannya ke Ombudsman RI. Ade menjelaskan bahwa itu merupakan upaya yang ia lakukan untuk menyampaikan keluhan dan bagian dari advokasi untuk mendapatkan haknya.

“ Saya kira banyak upaya advokasi yang dapat dilakukan selain melalui sosial, ke media massa, dan kita juga sempat akan melakukan aksi, namun kita hormati protokol kesehatan. Makanya, kita sampaikan pengaduan saja ke Ombudsman RI, dan selanjutnya kami serahkan sepenuhnya ke Ombudsman, “ terang Ade.

Ditanya soal seberapa layak dirinya masuk dalam daftar atau katergori prioritas yang tertuang dalam PMK Nomor 84 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Kang Ade hanya menegaskan mengenai keadilan setiap anggota masyarakat di negara ini untuk mendapatkan vaksinasi.

“Kami sangat menghormati nakes, pelayan publik dan Lansia menjadi sasaran prioritas, namun ketika jatah untuk sektor wisata dan UMKM, kenapa saya belum juga dipanggil, kan saya juga merupakan pelaku sektor wisata, dan ada dagangan UMKM-nya juga, terus kalau Lansia, ayah saya yang 62 tahun, hingga saat ini belum juga divaksin, hingga akhirnya kemaren sempat dikarantina karena suspect, sekali lagi ini tentang, keadilan vaksinasi, ” tutur Ade.

Seperti diketahui, Ade beberapa kali menyampaikan aspirasinya melalui Instagram @adeyunuskang dengan caption gambar “ Saya Belum Divaksinasi “ yang kemudian ia beri tagar #keadilanvaksinasi, akibat keluhanya tersebut tidak mendapatkan respon, dan mendapatkan tanggapan serius dari pihak terkait di Kota Tangerang, Ade akhirnya menempuh jalur lain, yaitu dengan menyampaikan keluhanya tersebut kepada Ombudsman RI via form pengaduan secara online. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kota Tangerang: Hari pertama testing masif tahap ketiga di sekolah tidak ditemukan kasus positif

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengantisipasi penularan COVID-19 dalam pelaksanaan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com