PWI, AJI, IJTI, PFI Tangsel konsolidasi, bahas soal kemerdekaan pers dan profesionalisme jurnalis

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Empat perwakilan organisasi konstituen Dewan Pers di Wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan Tangerang, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), dan Pewarta Foto Indonesia (PFI), menggelar acara buka puasa bersama dan silaturahmi di sekretariat PWI Kota Tangsel, Komplek perumahan Nusa Loka BSD City, Jalan Batam No: 20, Serpong, Rabu (21/4).

Dalam acara tersebut, juga dibahas beberapa isu terkait dunia jurnalis, diantaranya mengenai kemerdekaan pers dan dan profesionalisme jurnalis.

Ketua PWI Tangsel Ahmad Eko Nursanto menyampaikan, bahwa profesionalsme jurnalis harus terus ditingkatkan.

“Melalui uji kompetensi dan mekanisme lain di masing-masing organisasi, komptensi dan profesionalisme jurnalis perlu terus ditingkatkan. Di sisi lain, kita juga harus terus mendorong keterbukaan informasi kepada publik, karena itu merupakan salah satu perwujudan kemerdekaan pers,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan AJI di wilayah Banten, Muhamad Iqbal, menegaskan, bahwa selain profesinalisme, kemerdekaan pers di wilayah Banten juga harus tetap digaungkan.

“Kita harus berperan aktif mendorong Pemerintah Daerah untuk membuka akses seluas luasnya terkait kebutuhan informasi publik, termasuk kemerdekaan pers di wilayah Banten. Hal ini terkait dengan data dan informasi publik semakin sulit diperoleh,” katanya.

Senada, Koordinator Wilayah IJTI Kota Tangsel, Ahmad Baihaqi mengatakan, organisasi pers harus bersinergi dalam meningkatkan profesiobalisme dan menjaga kemerdekaan pers di wilayahnya.

“Saya merasa bangga karena organisasi- organisasi pers di Tangsel bisa berkumpul. Ke depan, kita sepakat untuk bersinergi dalam meningkatkan profesionalisme dan kemerdekaan pers di wilayah Tangsel dan Tangerang umumnya,” ujarnya.

Sementara, penasehat PFI Tangerang Raya, Andre Sumanegara, mengatakan organisasi berperan mengedukasi dalam konteks jurnalistik di lapangan.

“Dari Dewan Pers hampir 18.000 wartawan yang mengikuti sertifikasi di 2020 masih konsisten di pengembangan sumber daya manusia teman-teman wartawan. Sehingga kita yang sudah bersertifikat dan dianggap kompeten, harus lebih meningkatkan profesionalisme kita,” pungkasnya. (1st/h3n)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tangsel kembali perpanjang PPKM Level 3, aturannya masih sama

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memerpanjang Pemberlakuan Pembatasan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com