Ditresnarkoba Polda Banten berhasil ungkap 2 kasus narkoba dalam 1 x 24 jam

Kota Serang, SUARA TANGERANG – Ditresnarkoba Polda Banten kembali ungkap 2 kasus narkoba di wilayah hukum Polda Banten, pada 3 hari pertama awal Mei 2021.

Menurut data Ditresnarkoba Polda Banten, pihaknya telah menahan sebanyak 295 orang pelaku tindak pidana narkotika, dengan rincian Polda Banten sebanyak 64 orang dan Polres jajaran sebanyak 231 orang.

Adapun untuk 2 kasus yang diungkap per tanggal 02 Mei s/d 03 Mei 2021, Ditresnarkoba Polda Banten dan Polres jajaran telah mengamankan 3 orang dengan inisial AV, ID dan IA. Dengan barang bukti sabu 0,28 gram dan ganja 55,41 gram.

Saat di konfirmasi melalui saluran telepon, Diresnarkoba Polda Banten Kombes Pol. Lutfi Martadian, SIK, SH, MH membenarkan atas pengungkapan kasus tindak pidana narkotika tersebut.

“Iya benar, bahwa per tanggal 02 Mei s/d 03 Mei 2021 Ditresnarkoba Polda Banten bersama Polres jajaran kembali melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 3 orang yaitu AV, ID dan IA. Dimana tempat kejadian perkara AV ialah di wilayah hukum Polres Pandeglang serta ID dan IA berada di wilayah hukum Polres Serang. Dengan jumlah barang bukti berupa sabu 0,28 gram dan ganja 55,41 gram,” kata Kombes Pol Lutfi Martadian. Senin, (03/05).

Lutfi Martadian menambahkan bahwa Ditresnarkoba Polda Banten dan Polres jajaran akan terus melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika.

“Narkoba merupakan musuh negara, untuk itu kami dari Ditresnarkoba Polda Banten dan Polres jajaran akan bekerja keras dalam melakukan pengungkapan kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polda Banten,” tegas Lutfi Martadian.

Sementara itu ditempat yang terpisah, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran narkotika.

“Narkoba merupakan musuh kita bersama, untuk itu mari kita jaga lingkungan kita dari bahayanya peredaran narkoba ini. Dan buat seluruh masyarakat jika ada kita ketahui ada peredaran narkoba di wilayah kita masing-masing tolong agar dilaporkan ke Bhabinkamtibmasnya atau Polsek terdekat,” ujar Edy Sumardi.

“Karena narkoba ini sangat berbahaya, bisa merusak generasi penerus bangsa,” tutup Edy Sumardi. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tangkap 53 terduga teroris di 11 provinsi, Polri paparkan sumber pendanaan kelompok JI

Jakarta, SUARA TANGERANG – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 53 orang terduga teroris ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com