Pegiat sosial minta Dishub Kota Tangerang update data pemudik

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG – Menyikapi masih banyaknya pemudik asal Kota Tangerang yang lolos mudik lebaran 2021 ke kampung halamannya, maka pegiat sosial Ade Yunus meminta Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang untuk membeberkan secara terbuka data pemudik yang berhasil lolos mudik tersebut.

Karena menurut Ade, dari hasil pemantauan di lapangan ternyata jumlah pemudik yang lolos mudik lebaran itu cukup banyak.

“Mohon kepada Kepala Dishub Kota Tangerang berkenan memberikan penjelasan secara terbuka berapa jumlah pemudik yang lolos? ” Tulis Ade di postingan Instagramnya.

Selain jumlah pemudik yang lolos, Ade juga meminta Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang untuk dapat terbuka secara update jumlah pemudik yang kembali ke Kota Tangerang.

“Mohon di-update juga berapa jumlah pemudik yang kembali ke Kota Tangerang?, ” pinta Ade.

Saat dikonfirmasi via WhatsApp Messenger, pada Senin, 17 Mei 2021, Ade Yunus menjelaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui data dari hasil pemantauan lapangan Dishub Kota Tangerang, sehingga dapat diketahui kemudian berapa jumlah hasil sampling testing yang dilakukan.

“Kalau datanya secara update dapat disampaikan secara terbuka, maka publik dapat mengetahui berapa sampling hasil testingnya? Bila ditemukan sampling pemudik positif maka dilakukan tracking, lalu kemudian dilakukan treatment, kalau datanya saja kita gak punya, yah bagaimana mau melakukan tracking, Dishub kan lapis terdepan di lapangan, lapis berikutnya baru RT dan RW,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan Kumparan.com, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan sebanyak 1,5 juta orang lolos mudik lebaran. Padahal, pemerintah sudah memberlakukan larangan hingga membuat penyekatan ketat.

Kemenhub sendiri telah melakukan pengetatan sebelum waktu mudik, atau sejak 20 April – 5 Mei 2021. Sementara aturan larangan mudik lebaran resmi dilakukan pada 6-17 Mei menjelang lebaran.

“Setelah itu kami melakukan suatu aksi-aksi yang dilakukan oleh K/L termasuk Polri maka turun lagi, menurut catatan kami kurang lebih 1,5 juta lebih sedikit (yang mudik),” katanya saat webinar Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus COVID-19 Pasca Libur Lebaran, Sabtu (15/5). ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ini alasan mengapa aktivis Lipkor minta Dirut PT PITS diganti

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Aktivis anti korupsi dari Lembaga Independen Pemantau Pelaku Korupsi (Lipkor), ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com