Satresnarkoba Polres Lebak berhasil ungkap kasus penjualan obat keras daftar G

Lebak, SUARA TANGERANG  – Polres Lebak berhasil mengungkap kasus penjualan obat keras daftar G (Tramadol, Hexymer) tanpa izin di sebuah toko yang beralamat di depan Pom Bensin Kecamatan Wanasalam,  Kabupaten Lebak, Jumat (28/5).

Kapolres Lebak, AKBP Ade Mulyana SIK menyampaikan, penangkapan ini didasarkan pada laporan masyarakat yang menginformasikan bahwa ada kegiatan transaksi obat-obatan terlarang di lingkungannya.

“Berdasarkan lapora tersebut, kemudian Tim Satresnarkoba Polres Lebak langsung menyelidiki ke lokasi, dan berhasil mengamankan 1 orang pelaku berisinisial AP (19), Desa Muara Binuangen  Kabupaten Lebak, ” kata Ade Mulyana kepada awak media, Minggu (30/5) kemarin.

Ade kemudian menjelaskan, bahwa hasil dari penangkapan tersebut, telah diamankan barang bukti berupa100 (butir)  obat-obatan jenis Tramadol HCI, 565 (butir) obat-obatan warna kuning bertuliskan “MF” jenis Hexymer, uang tunai sebesar Rp. 53.000, 00 dan 1 unit hp merk Oppo warna hitam.

“Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 197 juncto pasal 196 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar,” pungkas AKBP Ade Mulyana. (1st/*)

block ID 7295 : suaratangerang.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

KPK tahan empat tersangka pengadaan tanah di Munjul

Jakarta, SUARA TANGERANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan YRC (Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com