Warga Desa Waiburak nilai Pemda Flores Timur sengaja benturkan TNI dengan masyarakat

Adonara, Flores Timur-NTT, SUARA TANGERANG – Warga Desa Waiburak, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur menilai Pemerintah Kabupaten Flores Timur sengaja melakukan pembiaran untuk membenturkan masyarakat dengan pihak TNI.

Warga menuding ada upaya membenturkan warga dengan TNI. Hal ini ditandai dengan penerbitan Sertifikat Tanah TNI yang terbit pada tahun 2019 yang di atas lahan tersebut sudah terdapat Sertifikat Hak Milik (SHM) yang telah terbit pada tahun 2015.

“Ini bentuk kesewenang-wenangan BPN. Proses pengukuran dilakukan secara sepihak, hanya BPN dan TNI, warga pemilik tanah tidak dilibatkan. BPN langgar prosedur, pemerintah membiarkan terjadinya perampasan tanah rakyat di Pulau Adonara – Flores Timur,” ujar Abdurahim D. Balen GP Ansor Flores Timur, Senin (16/8) kepada kontributor kantor berita www.suaratangerang.com.

Protes  juga dilayangkan warga menyusul pembangunan kembali rumah warga yang hancur dan hilang total pasca banjir bandang 04 April 2021, beberapa bulan lalu di Desa Waiburak, Flores Timur NTT, dan terhalang oleh pihak TNI yang memasang pagar diatas lahan warga tersebut. (M Aras Prabowo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gubernur WH vs Detik.com, Andy Syafrani: Pelajaran penting untuk media agar hati-hati pilih narasumber

Jakarta, SUARA TANGERANG – Sengketa pemberitaan di Dewan Pers yang melibatakan detik.com sebagai teradu dengan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com