Tangsel terapkan PPKM Level 3 dengan beberapa kelonggaran

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih terus berlanjut. Sebelumnya PPKM Level 4, maka sesuai arahan Pemerintah Pusat, PPKM di Tangsel turun ke Level 3. Terhitung sejak tanggal 24 Agustus sampai dengan tanggal 30 Agustus 2021 mendatang.

Menurut Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, dalam penerapan PPKM Level 3 ini, akan ada pelonggaran kepada beberapa sektor usaha di Tangsel. Salah satunya adalah usaha restoran, kafe dan kedai makanan.

”Sebagaimana dalam Surat Keputusan Nomor 443/2925/Huk, dijelaskan bahwa Tangsel akan menerapkan PPKM level tiga sampai 30 Agustus mendatang,” kata Benyamin Davnie dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Puspemkot Tangsel, Selasa (24/8).

Benyamin kemudian menjelaskan, sektor usaha yang mengalami perubahan waktu operasional itu, antara lain adalah bidang usaha makanan yang berada di dalam gedung/toko tertutup, bidang usaha ini dapat menerima pesanan di tempat atau dine in dengan kapasitas makan di tempat paling banyak 25%, dimana satu meja maksimal dua orang, dan waktu makan maksimal 30 menit, dengan jam operasional mulai pukul 05.30 Wib sampai dengan pukul 22.00 Wib, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan skrining pengunjung, dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi atau penilaian mandiri (self assessment).

Sementara untuk area pelayanan terbuka, dapat beroperasi mulai pukul 05.30 Wib sampai dengan pukul 22.00 Wib, dengan kapasitas makan di tempat paling banyak 25%, satu meja maksimal dua orang, dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan skrining pengunjung, dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi atau penilaian mandiri.

”Perubahan terhadap bidang pendidikan pun berangsur disesuaikan. Pembelajaran bisa dilakukan melalui tatap muka maupun secara daring. Bagi pembelajaran secara tatap muka, jumlah siswanya paling banyak 50 persen dalam satu ruangan,” ujarnya.

Kemudian untuk kegiatan bekerja, Benyamin menjelaskan bahwa untuk sektor non esensial masih harus menerapkan Work From Home (WFH). Kecuali asuransi, bank, pegadaian, bursa berjangka, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan atau yang berorientasi pada pelayanan fisik dengan pelanggan, diberlakukan 50 persen.

Begitu juga dengan pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi yang meliputi operator seluler, data center, internet, pos, media terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat, serta perhotelan non penanganan karantina, diberlakukan 50 persen.

”Sektor esensial pada sektor pemerintahan yang memberikan pelayanan publik yang tidak bisa ditunda pelaksanaannya, diberlakukan 50 persen maksimal staf Work From Office (WFO) dengan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.

Sedangkan pelaksanaan resepsi pernikahan dan resepsi khitanan dapat diselenggarakan setelah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Tingkat Kecamatan dan izin keramaian dari kepolisian setempat, dengan pembatasan undangan paling banyak 20 (dua puluh) undangan dan tidak makan di tempat (dine in) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sedangkan untuk Lokakarya, Seminar, Rapat, Pertemuan dapat dilaksanakan di hotel, restoran atau ruang/gedung pertemuan dengan kapasitas peserta paling banyak 20% (dua puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, serta dilakukan skrining untuk peserta dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi atau penilaian mandiri.

Sementara itu Benyamin pun menjelaskan kenapa Tangsel bisa turun level, ini dikarenakan angka kematian indikatornya 2,4 sedangkan kesembuhan 94 persen. BOR turun di bawah 50 persen. “Kita masih menunggu angka positivity rate yang penularannya mendekati 6 persen dimana standarnya 5 persen. Makanya masuk level tiga. Kalau positivity rate turun kita masuk level dua” ungkapnya.

Benyamin pun mengungkapkan kenapa positivity rate belum turun, beda sama yang lainnya. Dikarenakan masih ada testing yang belum maksimal. “Swab Antigen kita belum maksimal dari target 2.700 an sekian hampir 3.000 per hari kita baru mencapai 1.700, jadi ini yang akan kita terus tingkatkan” pungkasnya. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ini alasan mengapa aktivis Lipkor minta Dirut PT PITS diganti

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG  – Aktivis anti korupsi dari Lembaga Independen Pemantau Pelaku Korupsi (Lipkor), ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com