Rancangan APBD-P Tangsel 2021: Anggaran Bansos dipangkas

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie telah mengajukan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam paripurna penyampaian nota keuangan perubahan APBD 2021 di Gedung DPRD Tangsel, pada Senin (6/9).

Benyamin secara langsung menyampaikan dan membacakan struktur anggaran yang diajukannya kepada DPRD Tangsel, dalam rapat paripurna tersebut.

Dari penyampain tersebut, Benyamin mengajukan penambahan anggaran pekerjaan fisik dan anggaran lainnya jauh lebih besar.

Akan tetapi, yang paling menonjol yakni anggaran Bantuan Sosial (Bansos) di saat pandemi Covid-19 harus dipangkas. Terlebih, banyaknya masyarakat yang terdampak Covid-19.

Dalam APBD Perubahan 2021 yang diajukan ada penambahan Belanja Daerah sebesar Rp 365 miliar, dari semula sebesar Rp 3.245 triliun kini menjadi Rp 3.610 triliun.

Dari belanja modal tersebut, terdapat struktur Belanja Modal Gedung dan Bangunan yang semula Rp Rp 290 miliar terdapat tambahan sebesar 12,08 persen menjadi Rp 325 miliar.

“Pada struktur belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi semula Rp 240 miliar ada penambahan Rp 59 miliar atau sebesar 24,92 persen, sehingga menjadi Rp 300 miliar,” kata Benyamin di DPRD Tangsel, Senin (6/9).

Lanjut Benyamin, belanja modal peralatan dan mesin pun ada penambahan yang sangat besar. Dimana semula dianggarkan Rp 112 miliar, pada APBD Perubahan 2021 ada penambahan sebesar Rp 66 miliar atau 58,94 persen.

“Belanja modal peralatan dan mesin di APBD Perubahan yang diusulkan menjadi Rp 178 miliar,” paparnya.

Sementara belanja modal Bansos yang dialokasikan sebesar Rp 21 Miliar mengalami pemangkasan 32 persen atau Rp 7,1 Miliar.

“Belanja Bansos pada Perubahan APBD 2021, dialokasikan Rp 21 miliar berkurang sebesar Rp 7.1 miliar atau turun 32,34 persen, menjadi sebesar Rp 14 miliar,” jelas Benyamin.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tangsel, Iwan Rahayu mengatakan, usulan perubahan APBD 2021 tersebut selanjutnya akan masuk pada Pandangan Umum Fraksi.

“Selanjutnya paripurna Pandangan Umum Fraksi. Nanti semua fraksi akan memberikan tanggapannya terhadap susunan anggaran perubahan 2021,” tandas Iwan.

Dari struktur anggaran perubahan 2021 yang diajukan, terlihat anggaran pekerjaan fisik dan lainnya jauh lebih besar penambahannya dibandingkan dengan Bansos untuk masyarakat yang terdampak ekonomi akibat wabah pandemi.

Terlebih lagi setelah lebih dari 1 bulan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan mulai dari PPKM Darurat sampai kini PPKM Level 3. Tentunya masyarakat yang terdampak secara ekonomi lebih membutuhkan bantuan. (h3n/*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mahfud MD ajak semua elemen bangsa bangun kepercayaan terhadap Komnas HAM

Jakarta, SUARA TANGERANG – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com