BREAKING NEWS

Koperasi Sekolah (bodong), Kepala Dinkop dan UMKM Tangsel: Setiap koperasi diwajibkan memiliki badan hukum

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Terkait maraknya bisnis dengan mengatasnamakan koperasi sekolah (bodong) di beberapa sekolah  dari Tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Tingkat Pertama ((SMP) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Dinkop dan UMKM) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Deden Deni ikut angkat bicara.

Menurut Kadinkop dan UMKM Deden Deni, setiap koperasi diwajibkan memiliki badan hukum, termasuk juga koperasi sekolah. Semua koperasi harus punya legalitas.

“Ya semua (koperasi) harus punya legalitas agar bisa dipertanggungjawabkan. Karena di situ ada anggotanya, iuran wajibnya, ada aktivitasnya. Ya namanya koperasi harus berizin, harus ada izin, harus ada pengawasan. Kan ada hak anggota yang harus dilindungi di situ,” ujarnya, Senin (5/10) sebagaimana dilansir Terasbaten.id.

Lanjutnya, secara teknis, pembentukan sebuah koperasi termasuk koperasi sekolah, idealnya harus ada pengurus, ada pengawas, ada iuran wajib, ada iuran pokok serta ada usahanya dana atau modal.

“Tahapannya, terlebih dahulu menyusun anggaran dasar anggaran rumah tangga, ada anggota, ada pengurus, ada pengawas. Baru diusulkan, setelah itu dibikin perizinannya. Tetapi tidak bikin bersama dengan Dinkop, setelah rapat persiapan menuju koperasi itu nanti didampingi oleh dinas koperasi,” terang Deden.

Sebelumnya, berdasarkan penelusuran komunitas jurnalistik terhadap beberapa sekolah negeri di Kota Tangsel, didapati beberapa fakta kalau ada koperasi sekolah  yang menjual seragam belum memiliki berbadan hukum alias bodong.

Ironisnya, berdasarkan keterangan dari orang tua siswa maupun pihak sekolah, ternyata harga jual seragam di koperasi sekolah (bodong) justru terbilang samgat tinggi dibandingkan harga pasaran.

Untuk diketahui, dari informasi yang berhasil dihimpun, hingga saat ini, baru sembilan sekolah yang koperasinya sudah berbadan hukum. Dari sembilan koperasi tersebut, 5 koperasi di SMP, 1 koperasi di SMA, dan 3 koperasi di SMK. (H3n).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pastikan tepat sasaran, Pemkot Tangerang mulai blusukan gelar vaksinasi door to door

Kota Tangerang, SUARA TANGERANG –  Berhasil mencapai angka 70 persen dalam melakukan vaksinasi dosis satu. ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com