Gubernur WH: Kepala sekolah harus inovatif, kreatif, dan visioner

Kota Depok, SUARA TANGERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menekankan para kepala sekolah untuk inovatif, kreatif, dan visioner agar mampu menjawab perkembangan kekinian.

Hal itu diungkap Gubernur WH saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Provinsi Banten di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Jalan Raya Parung KM. 22-23 Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (01/11).

“Bapak-bapak dan ibu-ibu di sini dilatih untuk mendapatkan pengetahuan. Padahal baru calon Kepala Sekolah ya?” ujar Gubernur WH.

“Dilatih untuk leadership (prinsip-prinsip kepemimpinan, red), berwirausaha, berinovasi, dan berkreativitas. Kepala Sekolah dalam batas-batas tertentu memimpin dan mengendalikan para guru. Jangan sampai ada konflik antara guru dengan kepala sekolah,” tambahnya.

Dikatakan WH, saat ini tunjangan kinerja para guru sudah naik. Demikian pula dengan administrasi kenaikan pangkat para guru sudah lancar, tidak boleh ada suap ataupun pemotongan. Untuk guru sekolah swasta juga diberikan insentif Rp 500 ribu per bulan.

“Saya ingin menerapkan tata kelola pemerintah yang baik, membangun pemerintahan yang bersih. Untuk pertama kalinya, tahun 2017, Provinsi Banten raih WTP. Demikian pula dengan pencegahan korupsi dari KPK, selalu tiga besar,” ungkap Gubernur WH.

Ditambahkan WH, langkah pertama sebagai kepala sekolah harus jujur. Hal ini untuk menjadikan kepala sekolah sebagai pemimpin menjadi contoh bagi yang lain. Jujur dalam memperoleh haknya dan tidak mengurangi hak orang lain.

Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga berpesan kepada para calon kepala sekolah untuk berinovasi dan mengkaji jurusan atau program pendidikan yang sudah ada.  Perlu dikembangkan pendidikan vokasi sesuai kebutuhan global serta mengkaji jurusan atau program pendidikan yang sudah jenuh.

“Perlu dikaji ulang jurusannya, termasuk kompetensinya, agar dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Saat ini ada 21 ribu industri yang beroperasi di Provinsi Banten. Kesiapan kita yang penting, orang luar negeri masih butuh banyak tenaga kerja kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga menegaskan dirinya siap memfasilitasi SMK dalam menjalin kerjasama dengan industri untuk mengarahkan para siswa memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri.

Gubernur WH juga menekankan 126 orang peserta Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah untuk disiplin protokol kesehatan selama mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan. (1st/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Gubernur WH: Penetapan UMP/UMK mengacu pada regulasi

Kota Serang, SUARA TANGERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim menjelaskan penentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com