BREAKING NEWS

Volume sampah di Kabupaten Tangerang pasca Lebaran 2022 tak alami kenaikan signifikan

Tangerang, SUARA TANGERANG – Volume sampah di Kabupaten Tangerang pasca Lebaran 2022 tak mengalami kenaikan secara singnifikan. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya masyarakat di Kabupaten Tangerang yang pulang kampung atau mudik Lebaran ke kampung halamannya, sehingga sampah yang dihasilkan pun relatif berkurang.

Demikian hal tersebut diungkapkan Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Achmad Taufik kepada Suara Tangerang Minggu (8/5/2022).

Menurut Ahmad Taufik, persoalan sampah itu adalah hal yang sudah pasti ada, dan tidak pernah henti sepanjang kehidupan manusia, terlebih dikaitkan dengan situasi libur Lebaran saat ini. Karena itu, ia mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan antisipasi akan adanya tumpukan sampah pasca Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Sebelumnya kami telah memikirkan langkah antisipatif untuk mengindari terjadinya penumpukan sampah pasca Lebaran tahun ini”.

“Satu minggu sebelum menghadapi libur Lebaran, kami sudah melakukan rapat koordinasi mengantisipasi tumpukan sampah,” ujar Kepala DLHK Kabupaten Tangerang.

Taufik pun menjelaskan, bahwa sejak awal mula cuti Lebaran pada tanggal 29 April bulan lalu, hingga akhir cuti Lebaran tahun ini, petugas kebersihan dari DLHK Kabupaten tetap bekerja melaksanakan tugasnya. Mereka tidak libur, dan tetap melakukan pengangkutan sampah seperti biasanya.

“Bedanya, hanya di hari Lebaran, mereka diberi kesempatan untuk melakukan salat Idul Fitri dan bersilaturahmi dengan keluarganya. Namun, pada hari itu juga, sekitar jam satu siang, mereka kembali bertugas. Kami tahu sampah – sampah itu akan kembali muncul pasca malam takbiran, oleh karena itu mereka tetap bekerja khawatir adanya tumpukan sampah,” jelas Taufik.

Lanjut Taufik, persoalan volume sampah pasca Lebaran tahun ini tidak mengalami kenaikan secara singnifikan, ketimbang pasca Lebaran pada tahun sebelumnya.

“Kenaikan sampah pasca Lebaran 2022 ini hanya mengalami 20 – 30% dan itu pun hanya dalam satu minggu ini. Jika tahun sebelumnya sekitar 50%. Artinya volume sampah pasca Lebaran di tahun ini tidak mengalami kenaikan singnifikan,” ungkapnya.

Taufik pun menambahkan, bahwa sebagai pelayan masyarakat pihak akan semaksimal mungkin memberikan layan terbaik, karena itu perlu dukungan dan komunikasi yang baik dari semua stakeholder di masyarakat terkait penanganan sampah dan permasalahan yang menyertainya.

“Kami sifatnya pelayanan masyarakat, jika ada tumpukan sampah yang lama tidak diangkut sekitar satu minggu apa lagi sampai berbulan-bulan, kami minta masyarakat tak sungkan-sunkan untuk berkomunikasi dengan masing UPT Kebersihan di wilayahnya,” ujarnya.

Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang selalu welcome menerima laporan dari masyarakat. Namun, perlu diketahui DLHK Kabupaten Tangerang ini hanya memiliki 213 armada yang dikerahkan di lapangan.

“Tetap bagaimanapun juga sampah – sampah tersebut akan diangkut, solusinya yang terpenting tetap komunikasi,” pungkasnya. (4rDi)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pilar Saga Ichsan pimpin upacara peringatan Hardiknas 2022

Kota Tangsel, SUARA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pendidikan dan ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com