BREAKING NEWS

Kajati Leonard Eben Ezer Simanjuntak – Anggota DPRD Banten teken pakta integritas dan aksi bebas KKN

Serang, SUARA TANGERANG – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak, menginisiasi kegiatan penandatanganan pakta integritas berupa komitmen bersama dan rencana aksi dengan seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Banten.

Penandatangan pakta integritas tersebut dilaksanakan di ruang rapat Paripurna  DPRD Provinsi Banten, Serang,  Rabu (15/6/2022).

Menurut Leonard, penandatangan pakta integritas dan rencana aksi tersebut dimaksudkan untuk mewujudkan Provinsi Banten yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Orang nomor satu di Kejati Banten ini pun mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Banten yang bersedia menandatangani pakta integritas dan rencana aksi sebagai bentuk persamaan visi dan misi mewujudkan Provinsi Banten yang bebas dari KKN.

“Ini merupakan komitmen bersama antara Kejaksaan Tinggi Banten dan DPRD Provinsi Banten, dan merupakan yang pertama di Banten,” ujar Kajati Leonard.

Kajati Banten menyampaikan bahwa isi komitmen bersama antara lain tekad untuk menjadi role model dan agen perubahan anti korupsi kepada masyarakat, tidak akan memberi perintah, mengarahkan dan/atau menitipkan sesuatu apapun kepada satuan kerja perangkat daerah yang berhubungan proyek yang berkaitan dengan APBN maupun APBD.

“Sedangkan rencana aksi yang ditandatangani antara lain terkait memperkuat literasi budaya anti korupsi kepada masyarakat, sinergi kolaborasi dalam proses penegakan hukum, pembentukan sistem deteksi dini penggunaan, pengelolaan serta penyerapan anggaran APBD, serta pembentukan tim pencegahan korupsi,” ujar Kajati Banten.

Selain itu, Kajati Banten juga menekankan bahwa  langkah cerdas pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Banten yang pada hari ini bertekad menegaskan komitmen anti korupsi, kolusi, dan nepotisme berupa ikrar dan deklarasi dalam bentuk Pakta Integritas serta rencana aksi merupakan salah satu implementasi pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme melalui pendekatan system terintegrasi.

“Kembali saya tegaskan pentingnya, transformasi, adaptif, inovasi, dan kolaborasi bersama untuk membangun Banten melalui sinergi segenap elemen khususnya DPRD Provinsi Banten dengan Kejaksaan Tinggi Banten sangat dibutuhkan bukan hanya untuk kepentingan kedua belah pihak namun yang paling utama adalah bagi kebutuhan dan kepentingan masyarakat Provinsi Banten yang inklusif,” ujar Kajati Banten.

Saat menutup sambutannya pada kegiatan tersebut, Kajati Banten mengajak seluruh pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Banten bersama-sama untuk mengimplementasikan Pakta Integritas dan Rencana Aksi yang baru saja ditandatangani secara konsisten, sambil memberikan kata penutup;  “Jangan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan hal baik. Segala sesuatu memang tak mudah, tapi setidaknya ia tak sia-sia. Harapan akan selalu hadir untuk mereka yang mempercayai perubahan”.

Untuk diketahui, hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, seluruh anggota DPRD Provinsi Banten dan disaksikan Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Mahkamah Konstitusi: MA dan Kejagung akan tanggapi uji materi KUHAP

Jakarta, SUARA TANGERANG – Mahkamah Konstitusi (MK) akan menggelar persidangan mendengarkan keterangan pihak terkait, yaitu ...

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com