BREAKING NEWS

Kejari Kota Tangerang kembali tetapkan satu tersangka baru kasus tipikor pembangunan Pasar Gebang Raya

Tangerang, SUARA TANGERANG  – Kejaksaan (Kejari) Kota Tangerang menetapkan lagi satu orang sebagai tersangka berinisial AD di kasus tindak pidana korupsi (tipikor) pembangunan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Total sudah lima orang sudah yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Penyidik Kejaksaan Negeri Kota Tangerang telah menetapkan satu tersangka lagi dari perkara tindak pidana korupsi kegiatan pembangunan pasar lingkungan. Tersangka berinisial AD,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Erich Folanda dalam jumpa pers kepada wartawan di kantornya, Selasa, 31 Mei 2022.

“Jadi sampai saat ini sudah ada 5 tersangka. Dan langsung ditahan hari ini, jadi lima tersangka semuanya ditahan,” sambungnya.

Erich menjelaskan, tersangka AD dalam kapasitasnya sebagai Direktur PT DEL. Dalam perkara ini ditunjuk sebagai konsultan pengawas dalam kegiatan pembangunan pasar lingkungan di Kelurahan Gebang Raya Periuk, Kota Tangerang pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang tahun anggaran 2017.

Sementara itu, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Bayu Sutopo menambahkan, kelima orang yang ditetapkan tersangka tersebut dinilai oleh penyidik mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Nanti kita melihat fakta-fakta pemeriksaan saksi-saksi sebagai pendukung dalam keterangannya saksi, didalam penetapan lima tersangka ini,” ucap Bayu.

“Kita melihat potensi dalam pemeriksaan. Kita tunggu ya. Nanti akan kita sampaikan siapa saja yang dimintai keterangan di dalam berkas perkara sudah lengkap,” tambahnya.

Bayu mengungkapkan alasan AD ditetapkan sebagai tersangka yakni karena setelah diteliti oleh ahli dari Tim Kejaksaan pekerjaan kontraktor, pekerjaan fisik tidak mencapai 100 persen. Sebab demikian, konsultan pengawas sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah.

“Kenapa konsultan pengawas kita tetapkan tersangka, karena di dalam pemeriksaan ahli kita itu menyatakan pekerjaan fisik tidak mencapai 100 persen. Ahli berpendapat ada lemahnya pengawasan di dalam pelaksanaan pekerjaan ini,” katanya.

Semua dinas terkait telah diperiksa. Termasuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), namun untuk inisial tak diungkapkan.

“Semua dinas yang berkaitan dilakukan pemeriksaan. Semua diperiksa. (KPA) Sudah periksa kemarin hari hari Senin. Dimintai keterangan berkiaitan dengan Empat org yang sudh ditetapkan tersangka,” tandasnya.

Bahwa penetapan Tersangka AD ini merupakan tahap lanjutan dari penetapan 4 orang tersangka sebelumnya, yaitu OSS, AA, AR, dan DI yang telah dilaksanakan tanggal 10 Mei 2022. (4rDi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Densus 88: Aksi teror di Indonesia turun dalam 3 tahun terakhir

Jakarta, SUARA TANGERANG – Detasemen Khusus 88 Antiteror atau Densus 88 Polri mengungkapkan tren aksi ...