BREAKING NEWS

Tag Archives: Abdullah Hehamahua

76 Tahun Merdeka, Indonesia Makin Terpuruk

SUARA TANGERANG – Usia 76 tahun, seseorang menikmati masa tuanya. Begitu seharusnya Indonesia. Namun, Indonesia hari ini, jauh api dari panggang. Terpuruk, baik di bidang perekonomian, pendidikan, kesejahteraan, keadilan, demokrasi, maupun penegakkan hukum. Terpuruk Pancasila dan UUD 45 sebagai ‘break down’ Al-Qur’an dalam masyarakat Indonesia, bukan hanya tidak dilaksanakan, tetapi dikhianati. Dampaknya, Indonesia semakin terpuruk. Berada di urutan ke 88 sebagai negara bahagia. “Human Development Index” (HDI), rangking kelima dalam kawasan Asia Tenggara. Rangking 107 di dunia. Indonesia, negara keempat di dunia yang gap antara orang kaya dan kaum miskin, terlebar. Hal itu dapat dilihat dari kekayaan 4 naga, setara ...

Read More »

Mohammad Natsir, Guru Bangsa, Penggagas NKRI, (3) Memimpin Melalui Perbuatan

SUARA TANGERANG – Pukul 7 pagi, saya sudah di tangga kantor Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LIPPM), Jakarta Pusat. Ketibaanku bersamaan dengan OB. Kami menaiki anak tangga menuju lantai dua. OB membuka gembok pintu kantor Lembaga Penelitian yang dipimpin Prof. Dr. Deliar Noer ini. “kali ini saya kalahkan abah,” batinku. Sebab, setelah beberapa bulan berkantor bersama abah Natsir, saya bertekad untuk mengalahkannya dalam masalah disiplin. Hari ini, saya tiba di kantor bersamaan dengan pemegang kunci kantor. Maknanya, saya menang. Komandan Melalui Teladan Pemimpin, sejatinya punya tiga fungsi: Komandan, Manajer, dan Pelayan. Komandan adalah pemimpin yang selalu berada di ...

Read More »

Mohammad Natsir, Bapak Bangsa, Penggagas NKRI (2) Senantiasa Merangkul Anak Muda

SUARA TANGERANG – Masjid Al Munawaroh, Tanah Abang, 1981. Abah Natsir sudah di ambang pintu, mau menuju mobil. Melihat kami datang, beliau masuk lagi ke ruang kerjanya. Saya terharu.! Mantan Perdana Menteri, Penggagas NKRI, dan Ketua Umum Masyumi, mengurungkan rencananya karena mau menerima kunjungan anak-anak muda. Padahal waktu itu, selain sebagai Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Pusat, beliau juga Wakil Presiden Rabithah Alam Islami. (Inilah pertemuan keduaku dengan beliau, tapi dialog langsung yang pertama kali). Forum Ukhuwah Generasi Muda Islam Presiden Soeharto memaksakan Pancasila sebagai asas tunggal. Pancasila bukan hanya sebagai ideologi negara, tetapi juga harus menjadi asas partai ...

Read More »

Mohamad Roem, Diplomat Ulung

SUARA TANGERANG – Tahun 1977, Jalan Diponegoro 16, Jakarta Pusat. Inilah Sekretariat PB.HMI, pusat kegiatan organisasi mahasiswa tertua di Indonesia. Hari itu (lupa tanggal dan bulannya), seorang kakek dengan menggunakan tongkat, memasuki pekarangan PB.HMI. Saya tertegun. Wajahnya biasa kulihat di buku-buku sejarah. Pernah juga kulihat di film dokumenter. Mohamad Roem.! Inilah diplomat ulung. Pahlawan Perjanjian Roem – Royen. Beliau mendatangi sekretariat PB.HMI sebagai Pemateri dalam acara Pusdiklat PB.HMI (Pak Roem adalah tokoh Masyumi kedua yang saya berdialog langsung. Jadi, pak Kasman, tokoh Masyumi ketiga yang kuajak dialog). Pak Roem dan Pusdiklat PB.HMI Pusdiklat adalah Latihan Kepemimpinan khusus yang dilaksanakan langsung ...

Read More »

Mohammad Natsir, Bapak Bangsa, Penggagas NKRI: (1) Penasihat Aktivis Islam

SUARA TANGERANG – Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, 1980. Akhir Agustus tahun itu, ustadz Ahmad Zainal Abidin Urra menikah. Abah Natsir menyampaikan tausiah pernikahan. Saya saksi dari pihak laki-laki. Sebab, ustadz Abidin, Ketua Umum HMI Cabang Jakarta dan saya Ketua Umum PB.HMI. Selain sebagai tokoh bangsa dan pemimpin umat, abah Natsir adalah atasan ustadz Abidin di DDII, LIPPM, dan Rabithah Alam Islami. Inilah pertama kali saya berhadapan langsung dengan penggagas NKRI, mantan Perdana Menteri, dan Ketua Umum Masyumi ini. (Abah Natsir, tokoh Masyumi keempat yang kujumpai. Kisahnya akan disampaikan dalam beberapa seri). Capita Selekta Sejatinya, saya mengenal abah Natsir melalui ...

Read More »

Kasman Singodimedjo Naik Bus Kota

SUARA TANGERANG – Tahun 1979 di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Bus kota berhenti di halte Ratu Plaza. Seorang kakek menaiki bus. Saya terperanjat !. Beliau langsung menujuku dan menduduki kursi kosong, di sampingku. Kusalami tangannya. “Kok pak Kasman naik bus ?,” tanyaku heran (pak Kasman Singodimejo adalah tokoh Masyumi kedua yang saya berdialog secara langsung dengannya). Naik Bus Kota Beberapa bulan setelah terpilih menjadi Ketua Umum PB.HMI, saya mendapat SK dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Buya Hamka, Ketua Umum menempatkan saya sebagai Ketua Seksi Pemuda. Inilah pertama kali saya menghadiri rapat MUI. Pengalaman menarik karena saya akan menemui para ulama, ...

Read More »

Buya Hamka, Lukisan Abstrak, dan Komando Jihad

SUARA TANGERANG – Tahun 1971, di kota Angin Mamiri, Makassar. Buya Hamka, bersafari dakwah. Sebagai jurnalis muda, saya mengikuti safari dakwahnya selama beliau di Makassar. Sekali waktu, jamaah bertanya tentang masalah-masalah khilafiyah. Buya menjawab dengan ilustrasi “lukisan abstrak” yang laku sekalipun Pembeli tidak mengerti makna dari gambar tersebut. Buya Hamka adalah tokoh Masyumi pertama yang saya bertemu muka. Berdialog secara langsung. (Artikel ini merupakan seri pertama mengenai pengenalan saya dengan tokoh-tokoh Masyumi). Lukisan Abstrak “Apakah saudara pernah melihat pameran lukisan abstrak,” tanya buya. Jamaah mengangguk. “Saudara ngerti apa yang dijelaskan Pelukis tentang lukisannya,?” buya menimpali lagi. Sesaat, jamaah terdiam. Bingung ...

Read More »

Dituding sebarkan paham Taliban di KPK, Abdullah Hehamahua: Denny Siregar lakukan 4 kekeliruan

Jakarta,SUARA TANGERANG – Mantan penasehat KPK Abdullah Hehamahua menangatakan, Denny Siregar telah melakukan empat kekeliruan karena menyebut dirinya sebagai orang yang membuat paham Taliban berkembang di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tudingan itu dilakukan Denny melalui akun Twitter-nya, @dennysiregar7, pada Selasa (4/5). “Pertama, saya kasihan terhadap saudara Denny Siregar karena menyampaikan sesuatu yang beliau sendiri tidak paham,” kata Hehamahua kepada id-times.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (8/5). Anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 Laskar FPI itu menjelaskan, Denny menyebut dirinya sebagai orang yang membentuk Wadah Pegawai (WP) KPK. “Padahal pembentukan WP itu adalah perintah PP Nomor 63 Tahun 2005 tentang Sistem ...

Read More »

Presiden Jokowi terima kedatangan TP3 enam laskar FPI

Jakarta, SUARA TANGERANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan tujuh orang anggota Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam laskar FPI, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/3). “Ini tadi jam sepuluh, baru saja Presiden Republik Indonesia yang didampingi oleh Menko Polhukam (saya) dan Mensesneg menerima tujuh orang anggota TP3 yang kedatangannya dipimpin oleh Pak Amien Rais, tapi pimpinan TP3-nya itu sendiri adalah Abdullah Hehamahua,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD dalam keterangan persnya, di Kantor Presiden, Jakarta, usai pertemuan. Disampaikan Mahfud, dalam pertemuan yang berlangsung singkat tersebut anggota TP3 menyampaikan keyakinannya bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap ...

Read More »

Lutfi Hakim, Pelatih Bola, Dibunuh Polisi

SUARA TANGERANG – Hujan mengguyur kawasan kecamatan Cengkareng ketika kami meninggalkan rumah Andi Oktiawan. Destinasi terakhir kami malam itu, rumah Lutfi Hakim. Lutfi, korban keenam yang dibunuh polisi dalam  tragedi KM50 yang kami datangi. Sama dengan kelima korban sebelumnya, tidak ada parkiran di lingkungan rumah Lutfi. Satu-satunya tempat yang ada adalah masjid. Di masjid Assolihul Hamidiyah, bilangan Jakarta Barat itulah mobil diparkir. Rumah milik orang tua Lutfi, relative ‘lumayan’ dibanding lima lainnya. Namun, ruang tamu, sama saja, sederhana. Luasnya, 9 meter persegi. Luas rumah 49 meter persegi. Tidak ada perabot dan gambar di dinding ruang tamu. Kualitas rumah ini ‘lumayan’ ...

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com