Tag Archives: Tatak Ujiyati

Cepat Respon Masyarakat, Manajemen Pengaduan Jakarta di Era Anies

SUARA TANGERANG – “Kapan ya Pemprov Sultra bisa begini?”, kata seorang netizen bernama @Akbarhaiqal18 menanggapi respon cepat Pemprov DKI Jakarta di twitter atas keluhan @elisa_jkt tentang jalur sepeda di jalan Gunawarman yang diakuisi jadi tempat parkir kendaraan pribadi. Menanggani cuitan @Akbarhaiqal, @reyshoryuken menulis: “Jauh banget mas, Depok aja yg 30 menit dari Jaksel ga mampu bikin begitu, ngadu aja cuma bisa dari kamera, ga bisa dari foto gallery, ga ada track record akan dikerjakan atau selesai dikerjakan, ga bisa dipantau kemajuan pengaduannya”. Menarik mencermati perbincangan netizen di twitter itu. Siapa sih yang tak ingin memiliki sebuah pemerintahan kota yang responsif terhadap ...

Read More »

Memerintah itu mendengar

SUARA TANGERANG – Menjadi Pemerintah itu harus responsif, kebijakan dibuat berdasarkan aspirasi warganya. Aspirasi berupa gagasan, saran, keluhan maupun kritik. Pemerintah lalu merespon melalui rumusan kebijakan. Itu idealnya, yang kita sebut sebagai pemerintahan partisipatif. Gubernur Anies Baswedan (disingkat ABW) coba terapkan itu di Jakarta. Ada sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) yang dibangun. Warga bisa melaporkan permasalahannya melalui 14 kanal yang ada, untuk ditindaklanjuti segera. Jalan berlobang, got mampet, sampah menumpuk, genangan, pohon tumbang, parkir sembarangan dan lain-lain. Laporan masuk lalu sistem akan merespon cepat, memerintahkan petugas selesaikan masalah. SOP-nya harus selesai dalam 3 hari maksimal. Pernah ada laporan jalan berlobang di ...

Read More »

Jakarta, Jujur Mujur

SUARA TANGERANG – Ada tambahan 1.174 sukarelawan kesehatan dari seluruh Indonesia untuk Jakarta. Alhamdulillah. Mengapa ada begitu banyak relawan kesehatan mau membantu? Karena selama ini Pemprov DKI Jakarta memang terbuka, jujur. Jakarta jujur membuka diri dengan data. Tak ada yang disembunyikan. Bekerja keras tingkatkan kapasitas tes, sehingga kini mencapai kapasitas tes tertinggi di Indonesia, 4 kali standar WHO. Dengan kapasitas tes sesuai standar, data Jakarta bisa dipercaya. Kita semua jadi tahu bahwa Jakarta memang gawat. Lain halnya dengan daerah yang kapasitas tesnya tak memenuhi standar WHO, yang gelap remang-remang. Berbasis kapasitas tes melebihi standar, dan informasi valid, maka Gubernur bisa sigap ...

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com